Irwandi janji angkat guru honorer di Aceh menjadi PNS
Merdeka.com - Calon Gubernur (Cagub) Aceh nomor urut 6, Irwandi Yusuf menjanjikan guru kontrak dan honorer di Aceh akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apabila semua tidak tertampung menjadi PNS, Irwandi akan mengupayakan gaji guru honorer dan tenaga kontak dibayar sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) yaitu sebesar Rp 2,5 juta per bulan.
"Tetapi harus cukup jam kerjanya yaitu 8 jam, kalau kerja di bawah 8 jam akan disesuaikan nanti, misalnya setengah dari UMP," kata Irwandi Yusuf dalam orasi politiknya dalam kampanye akbar di Pelataran Parkir Stadion Harapan Bangsa, Lhongraya, Banda Aceh, Sabtu (11/2).
Pemutihan ini dilakukan karena guru honor dan tenaga kontak yang usianya sudah di atas 35 tahun, tidak bisa lagi ikut PNS melalui jalur biasa. Oleh karena itu, perlu dipikirkan cara lain agar pahlawan tanpa jasa ini bisa hidup sejahtera dengan mendapatkan upah yang layak.
"Jangan hanya kita sebut-sebut pahlawan tanpa jasa, tetapi mereka miskin terus. Maka ini saya akan prioritaskan juga mencari jalan keluar lainnya nanti," sebutnya.
Tak hanya itu, Irwandi mengaku naik kembali menjadi Gubernur Aceh berpasangan dengan Nova Iriansyah untuk mengembalikan banyak program-program kerakyatan yang sudah melenceng. Seperti Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), dana anak yatim yang sudah dipangkas dan termasuk dana bantuan untuk eks kombatan yang tidak jelas.
"Saya ingin mengembalikan itu semua, JKA terutama dan sejumlah program kerakyatan lainnya," imbuhnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya