Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Irshad Manji harus pertimbangkan budaya Indonesia

Irshad Manji harus pertimbangkan budaya Indonesia Irshad Manji (tengah). merdeka.com/-

Merdeka.com - Menjadi pembicara diskusi di Indonesia, Irshad Manji diharapkan bisa memperhatikan dan mempertimbangkan budaya masyarakat setempat. Feminis asal Kanada itu harus memperhatikan psikologi religiusitas dan tradisi yang selama ini berkembang di Indonesia.

"Dia (Manji) juga harus menghormati, jangan terlalu bebas pemikirannya," kata Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Abdul Malik Haramain, kepada merdeka.com, Jakarta, Rabu, (9/5).

Menurut Malik, Irshad Manji juga perlu mengontrol diri jika menjadi pembicara diskusi di Indonesia. "Hal ini karena bisa dengan mudah ada gesekan sosial yang memancing reaksi," kata dia.

Sebaliknya, Malik juga berharap, ormas tidak berlebihan dan tidak melakukan kekerasan dalam penolakan Irshad Manji.

"Cara kekerasan yang dilakukan ormas dalam bentuk apapun tidak dibenarkan. Aparat keamanan dan polisi harus siap siaga menciptakan lingkungan yang kondusif," tegas Malik.

Menurut politikus PKB ini, melihat fenomena penolakan Irshad Manji haruslah proporsional. 'Manji dikritisi dan tindakan kekerasan juga tidak dibenarkan. Memang penulis buku dan pemikir gagasan harus berhati-hati didalam mencurahkannya. Karena hal ini bisa menimbulkan gesekan sosial," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, diskusi yang menghadirkan Irshad Manji kembali mendapat penolakan. Diskusi yang rencananya digelar oleh Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS), program pascasarjana UGM, batal karena pihak kampus mendapat tekanan dari ormas tertentu. Akibatnya, Rektor UGM memerintahkan CRCS untuk membatalkan diskusi.

"Tidak perlu disembunyikan bahwa pembatalan acara itu adalah karena ancaman dari sekian ormas, yang tak semuanya selalu jelas nama dan keberadaannya," tulis Direktur Eksekutif CRCS Zainal Abidin Bagir, dalam situs resmi CRCS, Rabu (9/5). (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP