Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Irman Gusman: Pemberontakan di daerah karena kurang perhatian pusat

Irman Gusman: Pemberontakan di daerah karena kurang perhatian pusat Ketua DPD Irman Gusman. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Irman Gusman mengatakan, pemerintah pusat harus memperhatikan suara-suara dari daerah. Dengan demikian apa yang dikeluhkan oleh masyarakat di daerah bisa di tampung dan diberikan solusinya.

"Kurangnya perhatian pemerintah pusat kepada daerah akan menjadi persoalan kecemburuan sosial dari segi ekonomi maupun pembangunan," ujar Irman pada saat diskusi dengan para blogger kompasiana tentang peran DPD di Hotel Santika, Jakarta Barat, Jumat (19/6).

"Semangat kemerdekaan di daerah kurang di perhatikan, awal pembangunan, era Soeharto sifatnya desentralistik, tapi siapa yang menikmati pembangunan? Daerah tidak kebagian," paparnya.

Dia mencontohkan sering terjadi pemberontakan di daerah-daerah lantaran tidak meratanya pembangunan didaerah dan ketidakadilan pembagian hasil kekayaan sumber daya alam. "Tuntutan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), OPM dan segala macamnya, semua itu kekecewaan daerah akibat pusat tidak memperhatikan daerah," ungkapnya.

Lebih lanjut Irman menjelaskan sistem demokrasi Bikamela melahirkan parlemen dua kamar yakni DPR repsesetasi (perwakilan) partai politik, dan DPD representasi (perwakilan) daerah. Irman menilai peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai 'jangkar' yang menjadi saluran aspirasi dan kepentingan rakyat di daerah yang tak terwadahi lewat jalur partai.

"DPD RI terdiri dari 132 senator, lahir pada 1 oktober 2004. DPD sejak awal berperan menjaga kesatuan keutuhan NKRI," pungkas dia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP