Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Irjen Napoleon Bonaparte 5 Kali Melakukan Pertemuan dengan Tommy Sumardi

Irjen Napoleon Bonaparte 5 Kali Melakukan Pertemuan dengan Tommy Sumardi Irjen Napoleon Bonaparte. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Mantan Sekretaris Irjen Napoleon Bonaparte, Fransiscus Ario Dumais menyebut, jika Tommy Sumardi lima kali melakukan pertemuan dengan bosnya tersebut. Pertemuan tersebut dilakukan pada awal April 2020 lalu, yang ditemani oleh Brigjen Prasetijo Utomo.

"Terdakwa (Tommy Sumardi) seingat saya 5 kali, berkisar awal April. Setahu saya pas pertama kali bersama Brigjen Pol Prasetijo. (Jam) Tak ingat tapi siang hari," kata Fransiscus di Pengadilan Tipidkor, Jakarta Pusat, Selasa (10/11).

Saat itu, dirinya langsung ditanyakan oleh Prasetijo apakah ada Napoleon atau tidak di ruangannya. Namun, saat itu ia tidak langsung mempersilakan Prasetijo masuk meski bosnya itu ada di dalam ruangan.

"Saya tanya, apa sudah komunikasi sama Pak Napoleon. Karena prinsipnya jika ada tamu di luar agenda biasanya beliau sampaikan ke kami. Kata Prasetijo belum ada, hanya sampaikan ke Napoloen, Pak Prasetijo ada. Saya datang masuk ke dalam laporkan," jelasnya.

Setelah melaporkan hal itu ke Napoleon, keduanya pun dipersilakan masuk oleh bosnya tersebut. Kemudian, ia pun kembali ke luar ruangan usai keduanya masuk ke dalam ruangan.

"Saat itu (Napoleon) menerima silakan masuk," ujarnya.

Pertemuan yang dilakukan oleh mereka itu disebutnya selama 30 hingga 60 menit lamanya. Usai melakukan pertemuan, keduanya juga sempat berpamitan pulang terhadapnya sambil berjalan.

"(Pertemuan) Seingat saya 30 menit-1 jam. (Pamit) sambil melintas pamit," ucapnya.

Tommy Bawa Paper Bag Warna Merah Maroon

Masih di bulan yang sama, ternyata pertemuan kembali dilakukan oleh Tommy dengan Napoleon. Namun, saat itu pertemuan tak dilakukan bersama Prasetijo.

"Pernah (datang) seingat saya tanggal 16 April 2020, sendiri," tuturnya.

Ia menyebut, kala itu Tommy datang dengan membawa sebuah tentengan berupa tumpukan sejumlah kertas yang berwarna gelap.

"Ada (sesuatu yang dibawa) tentengan berupa paper bag (warna) gelap. Saya lihat sekilas seperti bentuk buku, tumpukan kertas," ujarnya.

Keterangan itu pun sama halnya yang disampaikan oleh Sespri Napoleon lainnya yakni Dwi Jayanti Putri. Saat itu, Tommy Sumardi membawa tumpukan sejumlah kertas yang berwarna merah maroon yang tak sempat diperiksa lebih dulu bawaan Tommy itu.

"Untuk periksa langsung tidak, tapi saya pastikan saya tahu apa yang dia bawa. Biasanya enggak ada periksa langsung, namun kami mengamati betul. Kami pastikan enggak ada sajam yang dibawa," ujar Dwi Jayanti.

Pertemuan yang dilakukan oleh keduanya itu berlangsung selama kurang lebih satu jam. Ternyata, saat itu Tommy tidak membawa kembali tumpukan kertas yang sebelumnya ia bawa.

Seminggu kemudian, Tommy sempat ingin melakukan pertemuan kembali dengan Napoleon. Namun, saat itu pertemuan gagal dilakukan karena Napoleon sedang ada rapat internal di ruang kerjanya.

"Sesuai apa yang dilakukan bilamana pimpinan kalau ada pertemuan yang tak ingin diganggu, biasanya kami hubungin beliau melalui pesan singkat," kata Fransiscus.

Karena tak adanya pertemuan saat itu, Tommy kembali mendatangi Napoleon pada sore hari sekitar 29 April 2020. Namun, pertemuan itu kembali gagal dilakukan karena memang Napoleon sedang ada kegiatan lain.

"Beliau enggak datang, jadi beliau (Tommy) menunggu 15 sampai 20 menit. Saat dia datang, saya bilang pak kadiv enggak ada. Dia bilang ingin bertemu dengan Pak Napoleon," ujarnya.

Karena kembali gagal melakukan pertemuan dengan Napoleon, akhirnya Tommy kembali menemui Napoleon pada 4 Mei 2020, saat menjelang berbuka puasa.

"Awalnya dateng sendiri, seingat saya tidak (bawa sesuatu). Beberapa kemudian, Bapak Brigjen Prasetijo datang," ucapnya.

Namun, saat itu pertemuan tersebut lebih lama dilakukan oleh Tommy. Karena, Prasetijo lebih dulu meninggalkan ruangan tersebut.

"Pada saat itu Prasetijo enggak terlalu lama, tapi terdakwa (Tommy) masih tinggal sampai setelah maghrib," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP