Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Irjen Kementerian PUPR Datangi KPK Konfirmasi OTT Sejumlah Pejabat

Irjen Kementerian PUPR Datangi KPK Konfirmasi OTT Sejumlah Pejabat Ilustrasi KPK. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Widiarto mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/12). Widiarto ingin mengecek informasi terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Kementerian PUPR.

"Belum tahu. Makanya saya mau konfirmasi dulu ya," ujar Widiarto di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan.

Widiarto mengaku belum mengetahui siapa saja pejabat di Kementerian PUPR yang ditangkap tim penindakan KPK. Dia menagatakan belum mengetahui secara pasti proyek yang terkait dengan operasi senyap anak buahnya.

"Belum tahu makanya saya mau ngecek," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif membenarkan pihaknya melakukan OTT terhadap pejabat Kementerian PUPR. Total 20 orang yang diamankan dalam OTT ini.

"Dari lokasi diamankan 20 orang, yang terdiri dari pihak Kementerian PUPR dari unsur pejabat dan PPK sejumlah proyek yang dikelola Kementerian PUPR dan swasta dan pihak lain," jelas Syarif saat dikonfirmasi.

KPK menduga OTT terkait dengan proyek penyediaan air minum. Saat ini, KPK mendalami apakah proyek penyediaan air bersih itu terkait dengan proyek penyediaan air minum untuk tanggap bencana.

"Sedang kami dalami keterkaitan dengan proyek sistem penyediaan air minum untuk tanggap bencana," kata Syarif.

Dalam OTT tersebut, tim penindakan KPK juga mengamankan uang Rp 500 juta dan SGD 25 ribu. Selain itu, sekardus uang yang masih dalam proses perhitungan.

Reporter: Liezsa

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP