Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Irjen Budi Waseso: Buat institusi harus ada harga diri

Irjen Budi Waseso: Buat institusi harus ada harga diri Budi Wasesa. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Di tengah polemik pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri pilihan Presiden Joko Widodo, muncul kabar mengagetkan dari Markas di Trunojoyo. Komjen Suhardi Alius dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

Akpol angkatan 85 yang selama ini dikenal tegas dan bersih itu digeser ke Lemhanas. Sebagai pengganti, disebut-sebut akan diisi oleh Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri, Irjen Budi Waseso.

Saat dikonfirmasi soal kabar tersebut, Budi mengaku belum tahu. Meski pun jika diberikan kesempatan dia siap mengemban jabatan itu.

"Saya kok belum tahu apa-apa," katanya sembari tertawa saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (16/1).

Sebagai prajurit di Bhayangkara, dia pun bakal mengabdikan dirinya dengan baik. Termasuk untuk menjaga nama baik Polri dengan menjaga dari hal-hal yang merusak citra Bhayangkara, bukan malah memfitnah institusi yang membesarkannya.

"Untuk kepentingan institusi, harusnya ada harga diri. Saya tidak katakan pengkhianat si a,b dan c. Maka itu seperti saya bilang, kalau kita ditunjuk apapun harus siap," jelas Budi.

Harga diri yang dimaksud Budi adalah, tidak melakukan hal-hal yang di luar kepatutannya sebagai prajurit. Saat ditanya apakah ucapan itu karena melihat ada prajurit yang tak memiliki harga diri, Budi meluruskan.

"Kita selama tugas di mana pun harus ada harga diri dong, penyidik yang baik ya yang punya harga diri. Saya enggak menilai siapa pun, artinya kalau untuk pada diri saya, saya enggak boleh jadi pengkhianat pada institusi saya," tegasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP