Irfan tewas tenggelam saat mandi bersama kakek & adik di sungai
Merdeka.com - Tim "Search and Rescue" (SAR) gabungan mengevakuasi Irfan Supriatmoko (19), korban tenggelam di Sungai Cijalu, Desa Mulyadi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Korban ditemukan tewas di kedalaman 4 meter.
"Korban atas nama Irfan Supriatmoko (19), warga Dusun Mulyasari RT 01 RW 02, Desa Mulyadi, Kecamatan Majenang, Cilacap, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 08.00 WIB setelah dilakukan penyelaman selama 30 menit di Sungai Cijalu yang memiliki kedalaman 4 meter," kata Koordinator Badan SAR Nasional Pos SAR Cilacap Mulwahyono di Cilacap, Minggu (31/7).
Setelah dievakuasi dari dasar sungai, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Mulwahyono menjelaskan peristiwa nahas yang dialami Irfan Supriatmoko terjadi saat korban bersama kakeknya, Pujiono (60) dan adiknya, Dimas Nurfauzan (13) mandi di Sungai Cijalu pada hari Sabtu (30/7), sekitar pukul 17.15 WIB. Saat melihat adiknya berenang di sungai, korban mencoba ikut berenang.
"Oleh karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam. Kakeknya berusaha menolong tetapi tidak berhasil karena tak kuat sehingga tangan korban terlepas hingga akhirnya tenggelam," kata Mulwahyono dikutip dari Antara.
Kakek korban, lanjut Mulwahyono, langsung melapor ke pemerintah desa setempat yang diteruskan ke Unit Pelaksana Teknis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Wilayah Majenang dan Basarnas Pos SAR Cilacap serta potensi SAR lainnya.
"Kami yang menerima informasi mengenai kejadian tersebut pada hari Sabtu (30/7), pukul 20.00 WIB, langsung menerjunkan satu regu penolong beserta alat pertolongan di air menuju lokasi kejadian," ujarnya.
Karena sudah terlalu malam, personel Basarnas memutuskan melakukan pencarian korban dengan cara menyelam di Sungai Cijalu pada Minggu (31/7) pagi. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya