Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Insiden penembakan, Kasat Brimob Gorontalo dicopot

Insiden penembakan, Kasat Brimob Gorontalo dicopot Pasukan Brimob. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Kepala Satuan (Kasat) Brigade Mobil (Brimob) Polda Gorontalo Komisaris Besar (Pol) Eko Saktiono, dicopot dari jabatannya, Kamis (3/5). Pergantian itu merupakan buntut dari insiden terjadinya keributan antara Brimob dengan anggota Kostrad di Gorontalo.

Eko digantikan oleh Ajun Komisaris Besar (Pol) Kamaruddin. Dia sebelumnya menjabat sebagai wakil komandan satuan Brimob Aceh.

Upacara serah terima jabatan digelar di lapangan Mapolda Gorontalo. Acara itu dihadiri seluruh jajaran kepolisian dan dipimpin oleh Kapolda Gorontalo Brigadir Jenderal (Pol) Irawan Dahlan.

Irawan tidak mau memberikan komentar kepada wartawan terkait serah terima jabatan tersebut.

Kabid Humas Polda Gorontalo Ajun Komsisaris Besar (Pol) Lisma Dunggio mengungkapkan, mutasi dan serah terima jabatan ada kaitannya dengan insiden bentrok antara Brimob-Kostrad beberapa waktu lalu.

"Kemarin (2/4) pak Eko sudah menjalani sidang disiplin, dengan sanksi yang diberikan berupa mutasi bersifat demosi ke markas Brimob di Kelapa Dua, Jakarta," kata dia.

Dalam insiden berdarah antara Brimob dan Kostrad telah berujung kematian salah seorang anggota TNI Kostrad. Atas kejadian ini, Polda Gorontalo telah menetapkan sembilan tersangka dari pihak Brimob, serta mencopot dua perwira di Polres Limboto dari jabatannya.

Kedua perwira itu, yakni Kapolres Ajun Komisaris Besar (Pol) Djoko Djohartono, dan Kabag operasional Limboto, Komisaris (Pol) Fikri Sjafrie. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP