Insiden di Pasar Malam Sekaten, Walkot Yogya Setop Operasi 7 Bianglala
Merdeka.com - Pasca insiden macet dan terbaliknya bianglala di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2018 pada Minggu (11/11) yang lalu, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti memutuskan untuk menghentikan kegiatan wahana permainan bianglala di PMPS. Keputusan tersebut diambil Haryadi sebagai respon atas insiden terbaliknya bianglala.
Keputusan Haryadi ini membuat 7 wahana bianglala dari berbagai operator permainan ini berhenti beroperasi. Selain menghentikan wahana permainan bianglala, Haryadi juga menghentikan wahana permainan kora-kora. Ada 8 wahana permainan kora-kora dari berbagai operator yang dihentikan operasionalnya.
"Kami putuskan bahwa untuk wahana bianglala dan kora-kora di area PMPS itu penyelenggaraannya dihentikan. Kami berkoordinasi langsung dengan pihak Polresta Yogyakarta. Hasilnya tercapai kesepakatan untuk menghentikan wahana bianglala dan kora-kora hingga PMPS 2018 berakhir," ujar Haryadi, Selasa (13/11) di Balai Kota Yogyakarta.
Haryadi mengungkapkan alasan penghentian dua wahana tersebut demi menjaga ketenangan masyarakat. Selain itu penghentian dua wahana juga untuk memastikan keamanan dari masyarakat dan pengunjungan PMPS.
"Apa yang terjadi pada Hari Minggu tanggal 11 November di PMPS itu merupakan sinyal, peringatan kepada kita semua. Bahwa masyarakat agar lebih berhati-hati lagi," urai Haryadi.
Haryadi menjabarkan agar keputusan Pemkot untuk menghentikan operasional wahana bianglala dan kora-kora bisa dimaklumi oleh operator permainan tersebut. Haryadi juga meminta agar insiden terbaliknya bianglala tak lagi menjadi polemik.
Haryadi menambahkan bahwa pihaknya memastikan PMPS 2018 akan tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ada yaitu pada 19 November mendatang.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya