Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Insiden besi proyek rusunawa terlepas, polisi pastikan belum ada yang ditahan

Insiden besi proyek rusunawa terlepas, polisi pastikan belum ada yang ditahan Proyek Rusun Pasar Rumput dihentikan sementara. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Kasus tewasnya nenek Tarmiah (54) yang tertimpa besi proyek Rusunawa Pasar Rumput menemukan titik terang. Satu orang berinisial D berpotensi sebagai tersangka. Dia merupakan buruh bangunan.

Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Indra Jafar, mengatakan D dianggap lalai karena bertindak tanpa memikirkan resiko yang akan dialami.

"D bekerja di hari minggu pagi. Ada satu besi hollow yang dipukul. Ketika dipukul lepas," ucap dia, Senin (26/3).

Saat itu, D sedang berada di tower tiga naik ke lantai 10. Ia hendak melepaskan salah satu besi hollow. Caranya dengan memukul besi itu, sehingga menyebabkan besi lainnya terpental hingga menimpa Tarmiyah.

"Posisinya ada di pojok di plafon," ujar dia.

D akan dikenakan pasal 359 karena lalai menyebabkan orang lain meninggal dunia. Sejauh ini, polisi masih belum menahan D.

"Belum (kami tahan). Kami baru melengkapinya dengan memeriksa saksi-saski. Total saksi sudah 13 orang," tukas dia.

Sebuah besi Holow jatuh dari lantai 10 proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput RT 05/RW 04, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.25 WIB. Akibatnya, satu orang warga meninggal dunia.

"Korban Tarminah (perempuan), Jakarta 05 Mei 1964 alamat Tambang II Komplek Polri RT 05 RW 05 Pegangsaan Jakarta Pusat," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bismo Teguh Prakoso, Minggu (18/3/2018).

Berdasarkan keterangan salah seorang saksi bernama Nurhayati, sekitar pukul 09.25 WIB, korban tengah membeli sayuran di tempat saksi. Tiba-tiba sebatang besi Holo dengan panjang sekitar 3 meter jatuh dari proyek yang tengah dikerjakan PT Waskita itu mengenai kepala korban.

"Seketika korban langsung tersungkur dan mengeluarkan darah dari kepala," katanya.

Kemudian, korban langsung dibawa oleh warga bernama Dedy Supriyadi ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) menggunakan bajaj.

"Namun sesampainya di RSCM sekira jam 10.00 WIB oleh dokter jaga RSCM, korban dinyatakan meninggal," katanya.

Polisi tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 09.45 WIB dan melakukan olah TKP. Barang bukti besi langsung diamankan petugas. Lokasi kejadian langsung diberi garis polisi dan dijaga anggota polisi.

Repoter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP