Insiden Atap Ambruk, Area Terdampak Paling Parah di Bagian Kanan Margo City
Merdeka.com - Tim Puslabfor Mabes Polri masih melakukan investigasi terkait ambruknya atap Margo City Depok kemarin sore. Selain petugas, tidak ada yang diperbolehkan masuk ke lokasi mal, termasuk pihak manajemen.
Marcom Manager Margo City Reza Ardiananda mengatakan, pihaknya tidak menyentuh sedikit pun lokasi pascaperistiwa yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 10 lainnya luka. Area itu dinyatakan steril dan dipasangi garis polisi.
"Masih sama seperti kejadian itu, tidak ada yang kami ubah," katanya, Minggu (22/8).
Margo City terdiri dari dua lantai. Kecelakaan terjadi di bagian kanan mal dekat area bongkar muat barang. Peristiwa itu diduga akibat kebocoran pipa gas yang memicu lift barang jatuh dari lantai dua ke lantai dasar.
Kondisi Margo City masih berantakan seperti awal kejadian. Area terdampak paling parah ada di bagian kanan belakang mal. "Untuk saat ini di titik area sayap kanan ya gedung Margo City," jelas Reza.
Mal ini sebelumnya cukup lama tutup sementara saat PPKM kemarin dan baru beroperasi sekitar lima hari pada 17 Agustus. Reza menegaskan bahwa selama tutup sementara perawatan seluruh area mal selalu dilakukan.
"Jadi maintenance itu merupakan hal yang rutin, seperti pagi kita melakukan pengecekan kondisi gedung itu hal rutin," akunya.
Lebih lanjut Reza menyebut, perawatan dan pengecekan juga dilakukan sesaat sebelum mal dibuka kembali pada 17 Agustus. "Jadi memang padi pagi hari itu sudah kita lakukan pengecekan semuanya," paparnya.
Belum diketahui apa yang memicu terjadinya kebocoran pipa gas. Pihak berwajib masih menyelidikinya.
"Masih tahap investigasi juga dari pihak polres dan ada beberapa dari departemen lagi yang akan menyelidiki, tapi untuk saat ini kita bisa menginformasikan ada kebocoran gas yang berbuntut ke akibat lain. Belum ada (audit internal) karena kita belum diizinkan," ungkapnya.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa terdapat kebocoran pipa gas. Hal itu diketahui setelah Puslabfor Mabes Polri melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. "Hari ini saya melaporkan perkembangan hasil sementara hasil tim Labfor sementara. Jadi kemarin saya sampaikan ada lift yang jatuh. Hasil sementara tim Labfor bahwa diduga ada kebocoran pipa gas," katanya.
Kebocoran pipa gas tersebut yang menyebabkan kerusakan lanjutan. Kerusakan lanjutan yang dimaksud menyebabkan lift jatuh ke lantai dasar. Kebocoran pipa gas itu terjadi sebelum lift jatuh. "Kerusakan lanjutan yang disebutkan kerusakan lanjutan mengakibatkan lift itu jatuh ke dasar," tutupnya.
Belum Hitung Kerugian
Manajemen Margo City mengaku belum menghitung kerugian yang mereka derita akibat ambruknya atap mal. "Belum kita hitung (kerugian) juga," ucap Reza.
Akibat musibah itu, mal terpaksa ditutup sementara sejak kemarin. Tidak beroperasinya pusat perbelanjaan itu dipastikan memicu kerugian baik bagi manajemen dan tenant. "Saya tidak mengetahui angka itu. Karena itu ada divisi lain, tapi ya kerugian pasti ada. Itu semua sudah kita perkirakan," akunya.
Pihaknya belum mengetahui jumlah kerugian karena belum diizinkan masuk area mal untuk menghitung. "Kita tidak diperbolehkan masuk ke dalam area," katanya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya