Ini Yang Akan Dilakukan Wali Kota Bitung untuk Selat Lembeh
Merdeka.com - Untuk pengembangan wisata selam di Selat Lembeh yang ramah lingkungan dan bebas dari sampah plastik, Pemerintah Kota Bitung Sulawesi Utara akan bekerja sama dengan seluruh pengelola resort dan pekerja wisata. Hal ini dilakukan agar meningkatkan pengawasan dalam pengelolaan area wisata selam di Selat Lembeh.

Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban di Las Vegas ©2018 Merdeka.com
Tak cuma itu, Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban juga sedang menyiapkan regulasi agar para penyelam di Selat Lembeh tidak sembarangan dan tetap menjaga keindahan dan kebersihan.
"Pentingnya peningkatan skill para penyelam di area penyelaman yang sebagian besar bertipe Mug Diving (berlumpur) agar habitat 3000 jenis critters unik di dalamnya tetap terjaga, serta harus adanya peraturan yang mengatur agar setiap penyelam dilengkapi dengan Mash Bag (kantong sampah) untuk mengurangi jumlah sampah plastik di seluruh lokasi wisata selam guna menunjang program pemerintah kota bitung," kata Lomban, Minggu (25/11).

Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban di Las Vegas ©2018 Merdeka.com
Penyediaan fasilitas-fasilitas penampungan dan pengolahan sampah plastik di berbagai lokasi wisata penyelaman sehingga proses penanganan sampah bisa dilaksanakan secara berkesinambungan. Rencananya Pemerintah Kota Bitung akan bekerja sama dengan beberapa resort dan yayasan internasional dalam rangka mengembangkan mesin pengolahan sampah plastik yang dapat mengubah plastik menjadi bensin, mesin pengolah bata plastik, serta alat-alat rumah tangga yang bermanfaat, yang akan di inisiasi oleh Dinas Perdagangan Kota Bitung sekaligus menjadi proyek percontohan.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya