Ini tulisan Rumah Kaca yang ungkap transaksi politik Samad-PDIP
Merdeka.com - PDI Perjuangan mulai risih dengan kelakuan Ketua KPK, Abraham Samad. Terlebih setelah dia menetapkan calon tunggal Kapolri, Komjen Budi Gunawan, sebagai tersangka secara tiba-tiba.
Tak tinggal diam, PDIP coba membongkar borok pria kelahiran Makasar itu. PDIP yakin menetapan Komjen BG secara tiba-tiba itu sebagai reaksi sakit hati Abraham karena sempat digadang-gadang menjadi wakil presiden yang bakal mendampingi Jokowi di Pilpres 2014 lalu.
Hari ini, Plt Sekjen PDIP Hasto Kristianto, membeberkan pada wartawan seperti apa sebenarnya sepak terjang politik Samad. Tak cuma membongkar, wartawan juga diajak ke suatu tempat yang dulunya sering didatangi Samad saat melobi PDIP untuk posisi wapres.
Beberapa hari lalu, memang sempat beredar sebuah tulisan panjang yang diunggah Sawito Kartowibowo dalam situs blog Kompasiana. Tulisan itu diunggah pada 17 Januari 2015, sekitar pukul 20.58 WIB.
Dalam tulisan itu, penulis menggambarkan bagaimana aksi sang Ketua KPK melakukan transaksi politik yang begitu gencar untuk mengincar posisi RI 2. Di tulisan yang berjudul 'Rumah Kaca Abraham Samad' turut digambarkan bagaimana getolnya Samad memperjuangkan posisinya itu. Hasto mengonfirmasi apa yang ditulis dalam artikel itu adalah sebuah kebenaran.
Penulis juga menggambarkan, bagaimana girangnya Abraham saat dikabarkan ada peluang menjadi pendamping Jokowi. Sayang, ada pihak yang menolak Abraham Samad dan orang itu adalah Komjen Budi Gunawan.
Dari situlah situasi memanas Abraham dan PDIP dimulai. Abraham tak terima dan mengancam membalaskan kemarahannya.
Berikut tulisan panjang yang sudah dishare lebih dari 1.600 pengguna facebook itu dan dibaca 3471 kali. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya