Ini tudingan kasus asusila Lettu Zulfikar, anak Deddy Mizwar
Merdeka.com - Lettu Inf. Zulfikar Rakita Dewa, putra aktor kondang Deddy Mizwar, dilaporkan ke Polisi Militer oleh Riana Rara Kalsum, janda 40 tahun. Fikar, sapaannya, yang yang juga Danton Bantuan Kompi B, Kesatuan Yonif Linud 328 Kostrad, dilaporkan karena perbuatan asusila dan ingkar janji.
Seperti apa asusila yang dilakukan anak 'Jenderal' Nagabonar itu?
Melalui pengacara Riana, Ramdan Alamsyah, Fikar pernah melakukan hubungan seperti layaknya suami istri pada Riana. Perbuatan tak senonoh itu dilakukan saat keduanya berliburan bersama di Eropa.
"Mereka kenalan Juni dari Path. Dari situ berlanjut," kata Ramdan, kepada merdeka.com, Kamis (22/1).
Dari perkenalan itu, mereka kemudian janjian untuk berlibur bersama ke Eropa. Padahal, sebelum kenal Fikar, Riana sudah lebih dulu merencanakan keliling Eropa di bulan Juli,
"Tapi karena diminta dan dirayu biar bisa ketemu akhirnya dimundurkan Agustus. Padahal semua sudah dibooking. Tapi dirayu terus," tambahnya.
Saat bertemu di Eropa, Fikar mulanya bersama dua orang temannya. Tapi kemudian berpisah, Fikar pergi bersama Riana mencari penginapan dan dua temannya menginap di tempat lain.
"Di situlah terjadi perbuatan. Mereka itu sempat pindah kota, setibanya di kamar dibuat mabuk sama Zul, kejadiannya di kamar. Dibayarin semuanya. Kita ada bukti kamar hotelnya," jelasnya.
Perbuatan apa yang dimaksud Ramdan?
"Intinya meminta berhubungan seks, dia juga dijanjikan nanti saya nikahi, nanti tanggung jawab. Padahal sudah dibilang ada pautan umur, katanya enggak masalah.
Ketemu 12 hari, 12 kali lakukan itu," pungkasnya.
Singkat cerita, setelah pertemuan itu, September Riana kembali ke Jakarta. Dari situlah komunikasi mereka menjadi buruk.
"Oktober sampai November mereka ribut. Dia menghindar. Fikar juga balik ke Jakarta Desember dan janji nikahi. Tapi kita nggak konsisten dan mempermainkan."
Kesal melihat kelakuan Fikar, Riana melaporkannya ke Polisi Militer yang belakang baru dia tahu anak Deddy Mizwar.
"Di googling. Padahal dia bilang bapaknya indo Belanda. Selama di Jakarta tidak ada komunikasi, dan malah melamar wanita lain," pungkasnya.
Sebenarnya, kasus ini sudah lama dia laporkan ke Polisi Militer. Tapi tak ada perkembangannya hingga saat ini.
"Laporan diajukan Oktober, tapi pemeriksaan dan penyelidikan dan penyidikan tidak fair, lamban ditangani, tidak diperhatikan laporannya, malah diintimidasi, dapat pesan dan telepon orang gelap, lakukan psikologis, ban mobil dikempesi".
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya