Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini surat terakhir terpidana mati Namaona Denis untuk Jokowi

Ini surat terakhir terpidana mati Namaona Denis untuk Jokowi Ilustrasi Hukuman Mati. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Istri Namaona Denis warga negara Nigeria yang akan dieksekusi mati di Nusakambangan menangis saat membacakan surat dari Namaona Denis untuk Presiden Jokowi dan warga Indonesia seusai mengunjungi Nusakambangan, Sabtu (17/1).

Dia mengunjungi Namaona Denis sejak pukul 11.00 Wib dan keluar sekitar pukul 13.30 Wib. Saat ditemui wartawan dia membaca surat yang ditulis tangan oleh Namaona Denis saat dia berkunjung dengan penuh isak tangis.

Berikut isi surat Namaona Denis:

Assalamuaikum, saya Namaona Denis, orang miskin yang bangkrut dan terpaksa menjadi kurir, saya bukan bandar.

Kepada Bapak Preseden, dan seluruh rakyat indonesia saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan saya, karena sebagai manusia saya tidak lepas dari kesalahan.

Perubahan hukaman saya dari hukuman seumur hidup menjadi pidana mati telah 14 tahun keadilan yang sampai saat ini masih saya perjuangkan. Saya mohon masyarakat memahami perjuangan saya memperoleh keadilan agar tidak ada orang lain mengalami perlakukan seperti saya.

Karena ternyata berkelakukan baik dan patuh pada aturan negara ini saja tidak cukup untuk memperoleh keadilan.

Karena itu melalui surat ini (surat dari komnas) saya masih terus memperjuangkan keadilan yang tidak pernah saya dapatkan.

Dan atas nama saya dan keluarga berkali-kali saya memohon ampun kepada Alloh dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Wasalam Mualaikum Warohmatulahi Wabarokatuh.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP