Ini penyebab mahasiswa UMY tewas saat mendaki Gunung Sumbing
Merdeka.com - Bramantyansah (19), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tewas usai terjatuh saat mendaki Gunung Sumbing, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Korban mengalami luka parah pada bagian kepala lantaran jatuh ke jurang sedalam 10 meter.
"Saat dievakuasi, korban mengalami luka serius di bagian kepala belakang," kata Kepala SAR Kabupaten Magelang Heri Suprawoto kepada merdeka.com, Sabtu (21/1).
Dia mengungkapkan, warga Bantul, Yogyakarta, itu sekitar pukul 08.00 WIB bersama 4 pendaki lainnya berangkat dari basecamp Butuh, Kabupaten Temanggung, Kaliangkrik. Diperkirakan korban mengalami kecelakaan pada pukul 13.00 WIB.
"Korban terjatuh ke jurang yang didasarnya berupa sungai yang berbatu dan berair. Kedalamanya sekitar 10 meter," ungkapnya.
Heri menceritakan kemudian sekitar pukul 14.00 WIB kejadian kecelakaan itu dilaporkan. Kemudian 11 personel tim naik menuju lokasi kejadian.
Sebanyak 11 personel gabungan itu terdiri dari unsur BPBD Kabupaten Magelang, anggota Polres Magelang, Damkar, PMI Kabupaten Magelang, petugas medis Puskesmas Kaliangkrik dan beberapa relawan yang merupakan warga sekitar.
Lokasi jatuh, menurut Heri tepat berada di titik Sungai 2 Pos 2. Kemudian tim berupaya untuk melakukan evakuasi korban. Kemudian korban berhasil dievakuasi dan diangkat dari jurang dengan menggunakan tandu darurat.
"Saat dievakuasi, korban mengalami luka serius di bagian kepala belakang. Namun, sekitar pukul 18.00 WIb usai sampai di basecamp korban meninggal," ujarnya.
Heri menambahkan jenazah korban kemudian sekitar pukul 18.35 WIB dibawa ke Puskesmas Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk penanganan lebih lanjut.
"Malam tadi jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka di Bantul, Yogyakarta untuk disemayamkan dan rencana akan dimakamkan besok," pungkasnya.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya