Ini penjelasan RSUD Sekayu soal heboh bayi tertukar
Merdeka.com - Kasus salah bayi yang membuat heboh Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan akhirnya membuat pihak RSUD Sekayu angkat bicara. Kepala Bidang Keperawatan RSUD Sekayu, Yulisa Rabiati mengatakan, kelalaian yang dilakukan perawat di rumah sakit murni human error. Pihaknya tidak ada kesengajaan sehingga membuat keluarga korban resah terhadap peristiwa ini.
Menurut dia, kesalahan itu terjadi sejak awal kedatangan bayi ke rumah sakit tersebut. Karena keteledoran, perawat salah menaruh gelang pada lengan bayi sehingga tertukar antara bayi milik Ledi dan pasangan lain.
"Kami akui kesalahan kami. Itu murni karena human error, sama sekali tidak disengaja," ungkapnya kepada merdeka.com, Sabtu (11/1).
Dia menambahkan, pada hari kejadian di RSUD Sekayu ada dua orang ibu melahirkan bayi secara tidak normal (prematur), satu di antaranya bayi perempuan milik pasangan Ledi dan Rini. Kedua bayi tersebut mendapat perawatan intensif karena mengalami kritis. Namun, beberapa hari kemudian, salah satu bayi itu meninggal dunia dengan jenis kelamin laki-laki.
Akhirnya, pihak rumah sakit langsung memanggil orangtua bayi tersebut untuk mengambil jasadnya. Setelah ditunggu-tunggu, keluarga bayi laki-laki tersebut tidak kunjung datang. Secara bersamaan, orangtua bayi perempuan datang untuk mengurus administrasi.
"Nah, karena perawat merasa keluarga itulah orangtua bayi yang meninggal dunia, jadi langsung saja dikabarkan bahwa bayi mereka tidak bisa diselamatkan dan untuk dibawa pulang," ungkapnya.
Saat ini, kondisi bayi perempuan pasangan Ledi dan Rini sudah berangsur sehat meski masih dalam perawatan intensif di incubator. "Kabar terakhir, kondisi bayi mereka sehat-sehat saja," katanya.
Kasus ini bikin heboh lantaran perawat di RSUD itu salah memberikan bayi. Anak Ledi yang masih hidup dan sedang dirawat malah dikatakan sudah meninggal. Perawat itu kemudian memberikan bayi laki-laki yang sudah meninggal kepada Ledi.
Padahal anak Ledi adalah perempuan. Setelah dicek, ternyata sang perawat itu teledor karena salah memberikan bayi.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya