Ini penjelasan Polres Jakbar soal peluru nyasar tewaskan Ibu anak 3
Merdeka.com - Kapolda Banten menyatakan bahwa kasus peluru nyasar yang telah merenggut nyawa ibu rumah tangga, Titin diduga dilakukan oleh anggota dari Polres Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi saat anggota Polres Jakbar akan menangkap begal di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Namun hingga kini Polres Jakarta Barat terkesan menutupi kasus yang menewaskan Ibu beranak tiga itu. Kanit Krimum Polres Jakarta Barat AKP Eko, enggan berkomentar perihal kasus peluru nyasar itu.
"Wah saya takut salah. langsung kontak Pak Kapolres saja," ujar AKP Eko Barmula saat dihubungi merdeka.com, Jumat (13/3).
Sementara itu, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Fadil Imran menyebut bahwa Tim Propam sedang mengusut kasus ini. Hal ini dilakukan untuk membuktikan apakah peluru yang nyasar itu milik anggotanya atau dari pelaku begal.
"Pada saat akan ditangkap kelompok tersangka AR melawan dan menembak anggota sambil lari ke persawahan," ujar Fadil.
Saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap kelompok AR yang ditengarai begal ini.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya