Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini penjelasan BNN soal test narkoba Christopher yang beda-beda

Ini penjelasan BNN soal test narkoba Christopher yang beda-beda Christopher negatif gunakan narkoba. ©2015 merdeka.com

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menegaskan hasil laboratorium Christopher Daniel Sjarif (22) negatif menggunakan narkoba. Soal timpang tindihnya statement Polri positif tidaknya penggunaan narkoba pengemudi Outlander dalam kecelakaan maut itu cuma berdasarkan penuturan Christopher.

"Jadi dia (Christopher) ngaku-ngaku aja. Kan bisa begitu. Mungkin dia 'diapusi' jenis tertentu, kemudian dia disebut LSD," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar usai acara penandatangan MoU antara BNN dengan ITB, di Aula Timur ITB, Rabu (28/1).

Hasil laboratorium lewat tes urine terhadap Christopher, baik itu Polri maupun BNN dipastikan negatif. Sehingga dalam kecelakaan maut di Pondok Indah itu murni kecelakaan. BNN juga tidak bisa serta merta percaya pengakuan Christopher soal penggunaan narkoba.

"Tapi penyidik kan harus cek, kepada labnya, counternya, BNN dan Polri setelah dicek ya hasilnya negatif," ungkapnya.

LSD merupakan narkoba yang bisa memberikan efek halusinasi dan pandangan kabur. Dalam Undang-undan lanjut Anang, bahwa LSD tidak boleh digunakan karena termasuk narkoba.

Jika penuturan Christopher menggunakan LSD, BNN pun mempertanyakan barang bukti tersebut. Sebab dari pihak Lantas Polri tidak ada penyerahan barang bukti LSD untuk BNN kemudian cek ke laboratorium.

"Hasil laboratorium kami diperiksa dari urine, ga ada barbuknya. Hasil penyidik Lalu lintas enggak ada barbuk, tapi orangnya saja. Tapi LSD itu ada di dalam UU narkotika," ungkapnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP