Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini pengakuan lengkap Ade, tersangka pembunuh Sisca

Ini pengakuan lengkap Ade, tersangka pembunuh Sisca Tersangka pembunuh Sisca. ©2013 Merdeka.com/Andrian Salam W

Merdeka.com - Selain menangkap Wawan, polisi juga membekuk Ade, keponakan Wawan dalam kasus yang menewaskan Sisca Yofie. Kedua pelaku mengaku peristiwa tersebut spontan tanpa direncanakan.

Ade adalah pemilik motor Suzuki Satria yang digunakan untuk beraksi di Cipedes. Ade juga yang mengendarai motor saat itu. Berikut pengakuan lengkap Ade saat ditemui merdeka.com di Polrestabes Bandung, pekan lalu.

Kenapa kamu mau ikut jambret?

Awalnya saya tidak mau, sudah beberapa kali diajak. Tapi saya takut karena diancam. Wawan kalau sudah minum terus marah-marah saya tidak berani.

Itu benar nyangkut di gir apa diseret sama wawan?

Motor oleng, ceweknya meluk, Wawan minta suruh jalan terus. Kata Wawan nanti (kita) mati. Saya shock enggak lirik kanan kiri.

Masa kamu bawa motor enggak berasa ada yang nyangkut?

Berasa berat saya enggak tahu sampai segitunya. Baru tahu pas motor berhenti ada yang nyangkut di gir. Motor maju tapi enggak stabil. Cuma godek-godek saja.

Memang mesin sempat mati, kenapa?

Mesin mati, kalau mesin mati kata saya karena karburator enggak langsam. Ya mungkin ga maju karena itu (Sisca nyangkut) kirain masih meluk Wawan. Soalnya Wawan di motor enggak mau diam (gerak-gerak) kerasa ke punggung tangan Wawan. Dipotong diiris, saya enggak turun dari motor.

Ikut bersihin gir?

Nggak, motor dibawa Wawan

Apa yang dilakukan setelah kejadian?

Saya diajak kabur saya nggak mau. Pisah di Perumahan Auri, belakang BTC. Jadi dari situ Wawan ajak kabur ke Cianjur. Dia suruh tenang nanti balik lagi, saya enggak mau. Saya disuruh buang jaket dan tas. Saya pulang ke rumah. Sekitar jam 8 malam, Wawan telepon istrinya.

Wawan bilang pisah di Padalarang?

Itu pisah kedua, kan saya ketemu lagi antar istrinya ke Padalarang bawa ke Cianjur.

Motor kecepatan berapa?

Perkiraan karena motor spedometer nggak ada, sekitar 50 km per jam maksimal 70 km per jam.

Sebelum beraksi wawan bilang sudah incar Sisca?

Nggak, karena saya enggak mau diajakin minta sumbangan terus. Akhirnya saya dibawa ke gudang, dia keluarin golok. Jadi dia bilang ke saya mau ngejambret. Wawan pura-pura ke saya, saya enggak mau diajakin.

Dia suka bawa golok?

Nggak, saya nggak tahu sebelumnya. Saya baru tahu kemarin, bawa proposal dua hari sebelum kejadian. Pas kejadian saya hanya lihat golok, tidak lihat proposal.

Kamu disuruh orang?

Saya nggak tahu, saya hanya disuruh Wawan. Jadi yang saya lihat kejadian saya sudah lewatin korban terus disuruh balik lagi. Saya nggak mau tetap disuruh puter lagi.

Motor siapa itu?

Itu motor saya. Waktu pisah di Padalarang, body masih komplit.

(mdk/tts)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP