Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini pemerkosa dan pembunuh siswi SD, ditembak 6 kali saat kabur

Ini pemerkosa dan pembunuh siswi SD, ditembak 6 kali saat kabur Terduga pemerkosa dan pembunuh bocah SD. ©2017 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Jajaran Polsek Kertapati Palembang meringkus pelaku pemerkosa dan pembunuh siswi SD NP (8). Lantaran berupaya melarikan diri, pelaku ditembak polisi sebanyak enam lobang di kakinya.

Sebelum diringkus foto pelaku beredar di media sosial. Akun Instagram @palembang.update mem-posting foto pria terduga pelaku yang dikirim dari pengguna medsos, Minggu (21/5). "Min tolong tolong nn r repost min daerah kertapati ad yg memperkosa samo bunuh anak umur 8th".

Di postingan itu disebut ciri-ciri berikut foto terduga pelaku. Di foto, terduga pelaku bercirikan kepala pelontos (botak) dan badannya dipenuhi tato.

Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono Hari Bawono membenarkan penangkapan terhadap tersangka Ican. Tersangka masih diperiksa penyidik setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Ya benar, dini hari ditangkapnya, kita tembak karena mau kabur saat disergap," ungkap Wahyu, Selasa (23/5).

Namun, Wahyu belum menjelaskan secara rinci terkait motif dan kronologis kejadian. "Nanti akan kita ekspos langsung," pungkasnya.

Seperti diketahui, jasad NP (8) ditemukan tewas di kamar rumah warga, Jamilah (50) dengan posisi di dalam karung, Sabtu (20/5) malam. Dugaan kuat, korban menjadi korban perkosaan oleh pelaku yang masih diburu polisi.

Korban sebelumnya dilaporkan kakeknya ke polisi karena sudah sehari tidak pulang. Alhasil, beberapa warga melakukan pencarian di sekitar rumahnya di Jalan KI Marogan, Lorong Aman, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Barulah, seorang saksi, Andre (20) menemukan jenazah korban di kolong ranjang rumahnya dalam posisi terbungkus karung. Rumah saksi bertetangga dengan korban.

Warga kaget karena menemukan banyak kejanggalan atas kematian korban. Sebab, bagian kelamin dan anus korban terdapat luka robek. Jenazahnya langsung dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan visum.

Polisi mencurigai seorang pria berinisial I (45) sebagai pelakunya. Hal ini berdasarkan keterangan saksi yang melihat korban bersama I sebelum hilang. Sayangnya, I telah kabur setelah jasad korban ditemukan.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP