Ini modus pelaku curi BBM dari pipa Pertamina di Subang
Merdeka.com - Pencurian BBM milik PT Pertamina (Persero) di Kampung Batang, Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jabar, terencana dengan matang. Dua dari tujuh pelaku berhasil diamankan. WS dan SL dibekuk pada Jumat (5/9) lalu di rumah kontrakannya tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Keduanya berperan sebagai penggali pipa hingga bisa mencuri BBM jenis solar sejak 1 Juli 2014. Bagaimana kawanan pencuri ini beraksi?
Ditemui di Mapolda Jabar, Bandung, Selasa (9/9) Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan menyebut bahwa ketujuh pelaku itu mengontrak sebuah warung semi permanen di atas pipa Pertamina sejak 1 Juli.
Dari bangunan itu mereka menggali dan membuat terowongan dengan ke dalaman 2 meter. Di situ tersangka mencari titik temu pipa.
Para pelaku kemudian mengebor pipa milik perusahaan pelat merah dan mengelas pipa pelindung. Dengan alat perkakas ala kadarnya mereka berhasil membuat saluran baru. Pemasangan pipa dari kran yang menempel di pipa BBM milik pertamina sampai ke atas titik warung yang dikontraknya.
"Ini dilakukan sekitar 58 hari, sampai pada akhirnya pada mengalami kebocoran 21.30 WIB (27 Agustus) hingga pukul 05.30 WIB meledak. Jumlah kebocaran BBM jenis Solar dan Premium sebanyak 223 ribu kiloliter. Pertamina mengalami kerugian 14 miliar rupiah," ujarnya.
Titik kebocoran BBM ini meluber sejauh tiga kilometer ke sungai yang dekat permukiman penduduk. "Di ujung jarak tiga kilometer itu ada orang memasak. Lalu BBM yang meluber itu masuk dapur rumah warga dan terjadi kebakaran," ungkapnya.
Akibatnya terbakarnya pipa Pertamina ini tiga rumah warga terbakar, empat orang warga tewas dan empat orang warga mengalami luka bakar serius, adapun kerugian ditaksir mencapai Rp 14 miliar. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya