Ini kronologi penganiayaan oleh massa cabup Sleman Sri Purnomo
Merdeka.com - Massa kampanye pendukung calon bupati Sleman Sri Purnomo, menghancurkan mobil Yaris warna merah yang berpapasan dengan konvoi di jalan Damai, Minggu (22/11) siang. Tidak hanya itu, massa juga menganiaya dua pengendara yaitu Fariz dan Ayu hingga luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.
Fariz dan Ayu dirawat tiga hari di rumah sakit Jogja Internasional Hospital dengan kondisi saat ini masih belum pulih. Saat menggelar konferensi pers, keduanya pun membeberkan kronologis peristiwa tersebut.
Sekitar pukul 14.00 WIB, Fariz dan Ayu mengendarai mobil Yaris merah di jalan Kaliurang dari arah selatan. Mereka kemudian berbelok ke jalan Damai. Saat itu mereka berpapasan dengan rombongan konvoi massa pendukung Sri Purnomo.
"Tadinya itu mereka satu dua motor, jalan masih lancar. Lalu datang bergerombol banyak, hampir seluruh jalan dipenuhi motor. Saya langsung jalan pelan karena sempit," kata Fariz pada wartawan, Rabu (25/11).
Namun karena kondisi tidak memungkinkan, Fariz pun menghentikan kendaraan di pinggir jalan dan bermaksud membiarkan rombongan konvoi lewat. Namun niat itu justru membuat rombongan konvoi justru marah. Seorang anggota konvoi menggedor sisi kanan mobil meminta Fariz untuk lebih menepi.
"Saya nanya teriak-teriak gak kedengaran, soalnya motornya berisik. Saya nunjuk-nunjuk mau bilang 'ini sudah nggak bisa minggir, mereka gak dengar juga, akhirnya saya buka jendela mau ngomong malah dipukul," terangnya.
Fariz pun berusaha menghindar. Namun pelaku lain justru ikut memukul. Massa pun semakin anarkis dan mulai memukul mobil.
"Ada yang naik atas kap mobil, kaca dipecah juga. Disitu saya cuma fokus melindungi Ayu. Ayu kan perempuan tapi juga dipukul. Terus pintu sebelah kiri terbuka, kami disuruh keluar, kami keluar handphone Ayu malah di rampas," tambahnya.
Kondisi keduanya pun kini masih belum pulih. Ayu masih harus banyak istirahat untuk pemulihannya. Sedangkan Fariz, sebagai dokter muda dan koas di RS. Sardjito belum bisa masuk kerja.
"Aku besok masuk lagi, nyicil yang kemarin tidak masuk. Mungkin izin tidak banyak aktivitas dulu," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya