Ini kronologi meninggalnya Sultan Palembang
Merdeka.com - Wafatnya Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja membuat banyak pihak terkejut. Pasalnya, kematiannya begitu mendadak karena baru saja menghadiri beberapa acara.
Putra almarhum, Raden Muhammad Fauwaz Diradja menuturkan, SMB III Prabu Diradja meninggal usai santap malam bersama keluarga di rumahnya di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Palembang, Kamis (7/9) pukul 21.30 Wib.
Hendak masuk kamar, almarhum langsung terduduk dan pingsan. Tak lama kemudian, almarhum wafat.
Untuk memastikan kematian almarhum, keluarga membawanya ke Rumah Sakit Charitas Palembang. Namun, dokter memvonis nyawa almarhum tak bisa diselamatkan lagi.
"Beliau meninggal di rumah habis makan karena jantung koroner. Kami bawa ke rumah sakit itu sudah tidak ada lagi," ungkap Raden usai pemakaman, Jumat (8/9).
Keluarga, kata dia, tidak menyangka penyebab wafatnya almarhum. Sebab, semasa hidup tidak pernah mengidap penyakit tersebut.
"Dua tahun lalu beliau pernah kena darah tinggi, tapi sudah sembuh, pola makan juga diatur. Tapi, ini sudah kehendak Allah, siapa yang tahu," ujarnya.
Menurut dia, kabar penyebab kematian almarhum karena terjatuh adalah hoax. Warga diminta turut mendoakan almarhum agar semua amal perbuatannya diganjar dengan pahala.
"Hoax itu, tidak benar. Bukan terjatuh tapi terduduk usai makan," pungkasnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya