Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kronologi kaburnya 7 tahanan Polsek Kubu

Ini kronologi kaburnya 7 tahanan Polsek Kubu Ilustrasi Narapidana. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak tujuh tersangka kejahatan melarikan diri dari sel Polsek Kubu kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Selasa (26/7). Dari keterangan tahanan yang sudah ditangkap, mereka kabur dengan menggergaji jeruji sel dan menjebol plafon sekitar pukul 04.00 WIB.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, sekitar pukul 00.00 WIB anggota polisi yang piket Polsek Kubu Brigadir Arsyad Efendi dan Briptu Eka Zakaria melakukan pengecekan tahanan di sel dengan kondisi tahanan masih lengkap.

"Saat itu ada delapan orang tahanan, yakni di sel nomor dua sebanyak empat orang, dan sel nomor tiga sebanyak empat orang," ujar Guntur.

Namun beberapa jam kemudian, Brigadir Ferinando Napitupulu, Brigadir Arsyad Efendi dan Briptu Eka Zakaria melakukan pengecekan tahanan, tujuh tahanan sudah tidak ada di dalam sel dan melarikan diri.

"Tahanan yang kabur dari sel nomor dua sebanyak tiga orang yakni inisial Ja tahanan‎ kasus pengelapan, Gi tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor, dan Su kasus pencurian dengan penberatan," kata Guntur.

Sedangkan tahanan di sel nomor tiga sebanyak empat orang, yakni Ra tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor, HS kasus penggelapan, AS dan HA yang juga tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor," ucap Guntur.

Saat tujuh tahanan melarikan diri dari dua ruangan sel Polsek Kubu, polisi yang bertugas piket menemukan satu orang tahanan berada di ruang Sel Nomor dua inisial SH kasus kebakaran hutan dan lahan dengan kondisi diikat.

"Jadi ada satu tahanan kasus karlahut inisial HS, yang tidak ikut kabur dengan kondisi tangan diikat ke belakang menggunakan handuk kecil warana putih, kaki diikat dengan handuk kecil warna merah," jelas Guntur.

Selain itu, polisi juga melihat plafon ruangan sel nomor satu dan sel nomor dua yang di lapis besi, berlobang dengan cara dirusak dan menjadi tempat larinya tahanan.

"Keterangan dari tahanan yang tidak kabur, tiga orang tahanan Sel nomor dua sebelumnya mengikatnya pada saat sedang tidur. Kemudian mengancam akan memukul apabila ribut," kata Guntur.

Menurut Guntur, pada saat tahanan melarikan diri situasi hujan dan para petugas piket yang jaga diduga lalai dalam menjalankan tugasnya.

Guntur mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan adanya pelaku kejahatan yang kabur dari tahanan, sebab polisi sedang melakukan pengejaran.

‎"Tim gabungan sudah dibentu dan dipimpin Kapolres Rokan Hilir AKBP Hendri Posma Lubis untuk menyisir di daerah perairan sungai dan jalur darat," ucap Guntur.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP