Ini kontrakan yang dijadikan markas geng motor 'Jepang'
Merdeka.com - Pihak kepolisian telah mengamankan belasan anggota dan juga kapten geng motor Jembatan Mampang (Jepang). Geng motor itu diamankan kepolisian karena terekam dalam CCTV melakukan penjarahan di Toko Fernando, Sukmajaya, Depok, beberapa hari lalu.
Pantauan merdeka.com, markas mereka yang terletak di Jalan Pitara Raya, Kelurahan Pancoran Mas, Depok telah terpasang garis polisi. Markas yang merupakan kontrakan itu berwarna ungu. Tempat yang terdiri dari lima pintu itu tampak sepi dan berada di pojok alias tersembunyi.
Selain itu, beberapa perabotan masih tergeletak di dalam kontrakan itu. Bahkan, terdapat mesin air juga kipas angin yang masih menyala di kontrakan itu. Tempat itu telah diberi garis polisi.

Markas Geng Motor Jembatan Mampang ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago
Berdasarkan pengakuan warga, kalau para geng itu sering membuat bising. Bahkan mereka membuat gaduh pada malam hari.
"Wah capek kalau dibilangin, enggak pagi siang atau malam begitu-begitu mulu," ujar warga sekitar, Andi saat ditemui merdeka.com di lokasi, Kamis (28/12).

Markas Geng Motor Jembatan Mampang ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago
Seperti diketahui, kepala geng berinisial AB mengaku menyewa rumah untuk tinggal dan berkumpul. Rumah itu dihuni beberapa teman. Semuanya di rumah petak itu disewa oleh teman-teman.
"Harga sewanya Rp 600 ribu per bulan," katanya.
Sejumlah anggota mereka diciduk di kontrakan yang dijadikan markas itu.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya