Ini komentar teman Tarnedi, sopir taksi berbahasa Inggris
Merdeka.com - Apa yang dilakukan sopir taksi Express, Tarnedi (54) bukanlah suatu yang wajar. Ya, dia membuka kelas bahasa Inggris di dalam taksi dengan memaksa para penumpangnya untuk berbahasa Inggris. Perilaku Tarnedi ini juga dipandang sebelah mata oleh rekan kerjanya.
"Saya memang lihat itu (dia berbahasa Inggris). Dia memang kurang waras dan overacting," canda Baskara yang mengambil alih pembicaraan Tarnedi saat dihubungi merdeka.com via telepon, Rabu (12/12).
Menurut Baskara, apa yang dilakukan aneh dan tidak sesuai tempatnya. "Kalau yang naik bule baru pakai bahasa Inggris. Ya dia dengan begitu baru bisa menonjolkan diri," sambung Baskara yang disambut tawa oleh Tarnedi di sebelahnya.
Tetapi Baskara maklum jika usaha ini dilakukan Tarnedi untuk mengejar ketertinggalannya dalam bahasa Inggris. "Ini cuma masalah strategi karena dia pendidikannya kurang," kata Baskara lagi.
Seperti yang diberitakan, Tarnedi memasang pesan di belakang kursinya agar bisa dibaca semua penumpang. Ini pesannya: "TO ALL PASSENGER PLEASE TALK IN ENGLISH BECAUSE I WANT TO IMPROVE MY ENGLISH. IF YOU DON'T KNOW HOW TO SPEAK ENGLISH IT DOESN'T MATTER. THANK YOU.
BEST REGARDS, TARNEDI
Kegigihan Tarnedi untuk belajar bahasa Inggris diapresiasi seorang penumpangnya. Dia merekam aktivitas Tarnedi dalam video lantas mengunggahnya ke YouTube. Video yang diunggah oleh akun Jcluvnkn4 ini mendapat apresiasi banyak orang.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya