Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kesaksian korban kebrutalan aparat di tragedi Trisakti '98

Ini kesaksian korban kebrutalan aparat di tragedi Trisakti '98 mahasiswa Trisakti saat demo 98/Reuters. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - 18 Tahun sudah tragedi Trisakti 12 Mei 1998 terjadi. Peristiwa bersejarah merenggut empat nyawa mahasiswa itu menjadi catatan penting perjalanan bangsa Indonesia.

Sejak saat itu, demo terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia untuk menumbangkan rezim Orde Baru. Ketidakpuasan, pembungkaman dan otoriter menjadi puncak tuntutan mahasiswa agar Soeharto lengser.

Rizky Rahmawati Pasaribu, saat itu terkulai tak berdaya di depan kampus tempatnya menimba ilmu. Matanya terbelalak menatap langit dengan kacamata tersangkut di atas pelipis. Kedua tangannya terentang dengan kepala sebelah kiri mengeluarkan darah.

Tubuhnya tergeletak tidak bergerak di tengah puluhan polisi bersenjata di Jalan S Parman, Jakarta Barat. Berikut kesaksiannya:

(mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP