Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kelemahan Sutiyoso selama jabat KaBIN versi Komisi I DPR

Ini kelemahan Sutiyoso selama jabat KaBIN versi Komisi I DPR Sutiyoso konpers penyerahan Din Minimi. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi I DPR menilai kinerja Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso masih terdapat kekurangan. Sutiyoso dianggap lemah dalam mengantisipasi serangan terorisme.

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis mengatakan, kelemahan Sutiyoso menjadi BIN makin terlihat ketika ada insiden bom di Mapolres Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

"Kemampuan mendeteksi walaupun ada kecolongan bom Polres Solo, tapi karena itu tidak berdiri sendiri karena dia tidak punya kewenangan untuk tangkap, tapi mestinya dia kan koordinasi. Klaim Pak Sutiyoso juga katanya sudah memberikan informasi soal dieksekusi atau tidak, memang bukan urusan dia (soal eksekusi) Tapi kan mestinya harus ada koordinasi," kata Abdul saat dihubungi, Jumat (2/9).

Politikus PKS ini juga menilai Sutiyoso dianggap memiliki perbedaan pendapat dengan pelbagai pihak dalam proses pemberian amnesti kepada pimpinan kelompok bersenjata di Aceh, Din Minimi. Seperti diketahui, pemberian amnesti menimbulkan polemik beberapa waktu lalu.

"Ya saya kira ada operasi yang terlepas dari perbedaan sudut pandang pendapat, ada Din Minimi, dan sebagainya," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya tetap menghormati Presiden Joko Widodo menunjuk Wakapolri Komjen Budi Gunawan menjadi Kepala BIN menggantikan Sutiyoso.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menemui pimpinan DPR di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (2/9). Pratikno menjelaskan pertemuan tersebut untuk menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo menunjuk Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kepala BIN.

"Jadi KaBIN diusulkan nama baru yaitu bapak Budi Gunawan. Jadi sekarang tinggal prosesnya di DPR karena harus mendapat kan pertimbangan dari DPR, kata Pratikno di Gedung DPR, Jumat (2/9).

Pratikno enggan menjelaskan alasan dibalik ditunjuknya Budi Gunawan menjadi calon Kepala BIN menggantikan Sutiyoso. "Ada pertimbangan tertentu yang tidak bisa disampaikan," katanya.

Namun, dia mengatakan alasan pergantian hanyalah untuk regenerasi di badan telik sandi tersebut. "Regenerasi biasa, argumentasinya regenerasi aja," ujarnya.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP