Ini kata Pratikno dituduh prioritaskan orang UGM masuk Istana
Merdeka.com - Menteri Sekretaris Negara Pratikno membantah jika dia menarik 'gerbong' berisi orang-orang dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk masuk dalam lingkaran Istana. Menurut mantan Rektor UGM itu, pejabat-pejabat di lingkungan Istana direkrut secara profesional melalui panitia seleksi.
"Semua pejabat direkrut melalui pansel, ketuanya Eko Prasojo dari UI. Kemudian kepala BPKP, terus kemudian Deputi Menpan, Ketua ORI, itu kaitannya dengan pelayanan publik yang lebih baik, akuntabilitas, dan di intern itu eselon kita lebih banyak alumni dari Unpad," kata Pratikno di Istana, Jakarta, Kamis (5/11).
Pratikno menyebut dirinya bekerja profesional. Dia hanya tertawa ketika mendapatkan informasi bila muncul spanduk-spanduk bertuliskan 'Pratikno! Sekretariat Negara, bukan Rektor UGM'.

"Saya bekerja sangat profesional, jadi dicek aja, eselon I dari mana. Malah ketawa-tawa di Setneg (pas tau ada spanduk tersebut)," terangnya.
Lebih lanjut, Pratikno tak menggubris dengan munculnya spanduk-spanduk yang menyindir dirinya. Dia menampik bila di internal Setneg terdapat kubu-kubuan dan didominasi oleh orang-orang UGM.
"Nah itu, saya juga enggak tahu," tandasnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya