Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kata Polda Metro soal Polantas diduga rasis saat menilang

Ini kata Polda Metro soal Polantas diduga rasis saat menilang Ilustrasi Polisi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah video heboh yang melibatkan salah satu anggota kepolisian dengan inisial Brigadir M, karena membela rekannya, kali ini anggota Polantas berinisial H menjadi bahan omongan di media sosial. Bermula dari pemilik akun Facebook atas nama Huandra Limanau, yang menjelaskan bahwa dirinya diperlakukan rasis serta dipukul oleh anggota Polantas saat ditilang, akhirnya berita ini tersebar meluas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul mengatakan, proses penilangan itu memang benar terjadi. Namun mengenai anggota Polantas sampai menyinggung rasis apalagi sampai memaki-maki dirinya mengaku tidak tahu menahu.

"Memang benar dia ditilang oleh anggota Polantas, namun jika dimaki-maki itu saya tidak tahu," ujar Martinus, Jumat (27/3).

Martinus menjelaskan kejadian itu terjadi di daerah Grogol, Jakarta Barat. "Namun lebih lanjutnya saya belum tahu. Masih dalam penyelidikan dan pengembangan. Saya belum berani berkata banyak ke media, takutnya salah bicara," ungkapnya.

Mengenai hal ini, Martinus menjelaskan bahwa di Indonesia khususnya di Jakarta tingkat tindak pelanggaran (DAKGAR) oleh masyarakat pada bulan Februari lalu terbilang dalam angka yang cukup tinggi. "Jumlah DAKGAR per Februari lalu sebanyak 77. 091, dengan 51.001 STNK yang disita. Berarti tingkat masyarakat yang terkena tilang cukup banyak," ucapnya.

Baginya hal ini juga merupakan pembelajaran bagi dirinya dan jajaran polisi lain mengenai pelayanan. "Polisi harus semakin lebih baik dan benar dalam pelayanan masyarakat. Dengan begini, polisi jadi tahu bahwa pelaksanaan tugas itu tidak gampang. Tentunya harus sesuai dengan harapan masyarakat," tambahnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP