Ini kata Anies Baswedan soal penyadapan SBY
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan ikut berkomentar terkait isu penyadapan terhadap Presiden RI 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua MUI, Maruf Amin. Anies mengatakan, sebagai pejabat negara atau mantan pejabat negara, SBY seharusnya tidak perlu takut atau khawatir dengan penyadapan selama kegiatan yang dilakukan bisa dipertanggungjawabkan.
Sepengetahuan Anies, penyadapan hanya boleh dilakukan di beberapa institusi yang diberi kewenangan oleh negara.
"Adapun soal penyadapan dan lain-lain setahu saya ada aturannya dan ada otoritas-otoritas diberikan kepada pihak tertentu untuk melakukan penyadapan bila diperlukan," kata Anies, usai salat Jumat di Masjid Al Barkah, Pondok Pinang, Jakarta, Jumat (3/2).
"Saya pernah menjadi penyelenggara negara, maka semua kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan yang bisa dijelaskan kepada publik," jelas dia.
Apalagi, kata Anies, semua pembicaraan dan keputusan untuk membuat sebuah kebijakan mengatasnamakan negara. Sehingga, menurut dia SBY tidak ada alasan untuk merasa khawatir terkait penyadapan tersebut.
"Kata-kata, keputusan, langkah, itu semua atas nama negara. Maka harus boleh dipertanggungjawabkan ke publik. Karena dikerjakan atas nama negara," ujarnya.
"Karena itu, menjadi pejabat negara harus siap untuk segalanya agar terbuka," tambah dia.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya