Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini jawaban pengelola Curug Luhur soal pemerasan dan premanisme

Ini jawaban pengelola Curug Luhur soal pemerasan dan premanisme Air Terjun Curug Luhur. ©sobatpetualang.com

Merdeka.com - Objek wisata alam yang berada di Kabupaten Bogor, Curug Luhur, menjadi salah satu tujuan rekreasi warga Bogor maupun wilayah sekitarnya, seperti Jakarta. Debit air yang tidak pernah surut serta udara yang segar menjadi nilai tambah bagi curug yang berlokasi di Desa Gunung Malang, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Namun sayangnya, di balik keindahan suasana Curug Luhur, terdapat cerita memilukan yang dialami Purnama Wijaya. Lewat akun Facebook miliknya, Minggu (19/7), Purnama menceritakan bagaimana ia mendapatkan perlakuan buruk dari pengelola Curug Luhur.

Purnama menceritakan, ia dan kakaknya mengalami kekerasan seperti pemukulan karena menolak membayar uang retribusi dari pengelola. Padahal Purnama dan keluarganya belum sempat memasuki area Curug Luhur, baru sebatas tempat parkir.

Sementara itu, salah seorang petugas parkir di Curug Luhur membantah jika ada unsur pemaksaan dalam lokasi wisata tersebut. Dia juga menolak jika Curug Luhur dijaga oleh preman.

"Enggak ada itu pemukulan-pemukulan. Di sini juga enggak ada itu preman. Yang jaga di sini kan orang sini semua," ujar pria yang enggan menyebutkan namanya tersebut, saat ditemui merdeka.com, Jumat (24/7).

Sementara itu, Ketua RW setempat, Marhusen mengatakan, dirinya mengaku belum mendapat laporan adanya tindakan kekerasan di seperti yang dituliskan Purnama. Ia menambahkan, jika ada unsur penganiayaan, dirinya pasti tahu, karena sebagian besar pegawai di lingkungan Curug Luhur merupakan warganya.

"Kalau ada kejadian yang seperti dilaporkan itu, bapak pasti tahu. Ini mah benar, enggak ada laporan. Lagian bapak mah juga sudah enggak pernah ngurus curug itu lagi pas pengelolanya dipegang orang asing," ujar Marhusen, saat ditemui di rumahnya.

Untuk bisa masuk ke dalam objek wisata Curug Luhur, pengelola mematok karcis masuk sebesar Rp 40 ribu. Selain bisa menikmati segarnya air curug, pengunjung juga dapat berenang di kolam yang juga disediakan spiral. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP