Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini isi pertemuan Surya Paloh, Gatot dan OC Kaligis di DPP NasDem

Ini isi pertemuan Surya Paloh, Gatot dan OC Kaligis di DPP NasDem Gatot Pujo dan Evy Susanti usai diperiksa. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kasus suap PTUN Medan yang membelit Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho diawali dengan laporan dugaan korupsi bansos ke Kejaksaan Agung. Laporan itu dilakukan oleh pihak Wagub Sumut Tengku Erry yang juga kader partai NasDem.

Istri Gatot, Evy Susanti kemudian meminta pengacara OC Kaligis untuk menangani kasus ini lewat jalur hukum. Di sisi lain, Evy juga berupaya menyelesaikan kasus ini melalui langkah politik dengan menemui Ketua Umum NasDem Surya Paloh untuk mendamaikan Gatot dan Erry yang sedang berseteru.

"Pak jalur satu-satunya yasudah pertemukan mereka (Gatot dan Erry) depan Pak SP (Surya Paloh)," cerita Evy kepada anak buah OC Kaligis, Yagari Bhastara Guntur (Gary) yang tertuangkan dalam BAP Gary, tanggal 30 Juli 2015, dikutip merdeka.com, Senin (5/10). BAP ini ditandatangani oleh penyidik KPK Fernando.

Evy kemudian menceritakan isi pertemuan islah tersebut kepada Gary melalui telepon. Kemudian telepon ini yang disadap oleh KPK dan diklarifikasi kepada Gary dalam BAP.

"Ibu Evy ceritakan kepada saya bahwa bapak (Gatot) bercerita waktu proses islah pak gubsu (Gatot) melihat pak Uban (OC Kaligis) seperti powernya tidak ada. Diam saja," cerita Gary dalam BAP itu.

"Ibu Evy katakan kepada pak gubsu (Gatot) waktu itu tidak usah dipikirin hal tersebut, emang harusnya gimana, ya mungkin dia (OC Kaligis), menghargai orangnya (Erry dan Surya Paloh). Dia (OC Kaligis) berpikir dia harus berdiri di tengah dan bukan berpikir sebagai lawyer. Demikian pula waktu dulu bertemu TW, pak OC Kaligis juga demikian," kata Gary.

Evy kemudian menceritakan kekesalan sikap santainya Gatot menyelesaikan persoalan ini. Sementara Evy inginnya cepat selesai dengan melakukan sejumlah cara dengan cepat.

"Jadi akhirnya saya galak ke bapak (Gatot) lho bang (Gary)," cerita Gary lagi.

Selanjutnya, Evy pun bercerita jika pertemuan islah itu berjalan baik dan positif seperti yang disampaikan oleh abang Surya Paloh, Rusli Paloh. Sehingga seharusnya Kejaksaan Agung tidak lagi mengusut dugaan korupsi bansos yang dilaporkan oleh Erry sebagai kader NasDem.

"Inikan seharusnya tidak terjadi ini, karena pak itu, harusnya kata-kata pak R (Rusli Paloh) yang kemarin ketemu itu bilang gini, bagus bu, hasil pertemuan (islah) kemarin bagus sekali, kita apresiasi. Harusnya dihargai dong sama pihak bapak aja ke sini," kata Evy menceritakan ini kepada Gary.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP