Ini firasat keluarga Mayor Ivy sebelum kecelakaan di Malang
Merdeka.com - Komandan Landasan Udara Adi Sucipto, Marsma Imran Baidirus mendatangi rumah mertua Mayor Ivy Safatillah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Umbulharjo, Yogyakarta, Rabu (10/2). Kedatangan Imran tersebut untuk memberikan informasi resmi kepada keluarga tentang kecelakaan pesawat yang menimpa Mayor Ivy.
"Saya datang ke sini untuk memberikan informasi resmi sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Mayor Ivy," katanya pada wartawan di rumah duka, Rabu (10/2).
Imran menjelaskan jika saat ini jenazah Mayor Ivy sedang dalam perjalanan ke rumah duka. Rencananya jenazah akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara.
"Kami sudah meminta izin untuk memakamkan jenazah di Makam Pahlawan. Keluarga juga sudah setuju," ujarnya.
Mayor Pnb Ivy Safatillah merupakan pilot pesawat Super Tucano yang jatuh di permukiman warga di Jalan LA Adisucipto, Kecamatan Belimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Mayor Ivy sehari-hari bertugas sebagai instruktur pesawat Super Tucano di Skuadron Udara 21 Lanud Abdurrahman Saleh, Malang.
Pria yang mempunyai julukan Tiger Shark ini merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2000.
Sementara itu, Mertua Mayor Ivy, Asmawati Brantisinduwijoyo histeris ketika mendengar kabar kecelakaan yang menimpa menantunya. Pukul 12.00 WIB tadi ketika mendapat kabar tersebut dia mengaku kaget dan tidak percaya.
"Saya nggak percaya anak saya sudah nggak ada. Dia anak yang baik hormat pada mertua. Anak saya, istrinya Ivy juga menangis," katanya.
Seingat Asmawati, sebelum berangkat ke Malang, Ivy sempat berpamitan kepadanya. Berbeda dari sebelumnya, pamitan tersebut seperti pamitan dan tidak akan bertemu lagi.
"Dia salaman, memeluk saya lalu mencium pipi kiri dan kanan, setelah itu berpamitan berangkat ke Malang," ujarnya.
Bahkan Ivy sempat meminta maaf jika selama ini ada kesalahan kepada ibu mertuanya itu.
"Dia bilang, minta maaf kalau selama ini ada kesalahan. Saya pun bilang akan mendoakan biar selalu selamat dalam bertugas," ungkapnya.
Satu hal yang membuat keluarga gundah dengan sikap Ivy tersebut yaitu ketika dia melarang keluarganya untuk berkunjung ke Malang tempatnya bertugas. Ivy meninggal seorang istri bernama Diana Putri (34), dan dua anak laki-lakinya Rasya dan Aqsa. Saat ini Diana sendiri sedang mengandung delapan bulan.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya