Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini doa Agus saat mengubur jenazah Engeline di area kandang ayam

Ini doa Agus saat mengubur jenazah Engeline di area kandang ayam Sidang kasus Engeline. ©2016 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Agustay Handa May alias Agus (26) terdakwa kasus pembunuh Engeline, dihadirkan dalam sidang lanjutan di PN Denpasar agenda pemeriksaan terdakwa, Selasa (19/1). Dalam kesaksiannya, Agus mengaku sempat berdoa sebelum mengubur jenazah Engeline.

Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Edward Harris Sinaga, pemuda asa Sumba NTT ini mengaku sempat terdiam beberapa detik sebelum menguburkan jasad Engeline yang sudah terbungkus.

"Saat itu sempat bingung. Terus saya berdoa supaya arwah Engeline dibahagiakan," ungkap Agustay.

Dalam keterangannya, Agus mengaku dia berkata jujur jika Margriet pelaku pembunuhan bocah delapan tahun tersebut.

"Saya bicara sejujurnya, saya tidak bohong. Margriet yang bunuh. Saya hanya disuruh membungkus dan menguburkannya," Beber Agus.

Hakim Ketua Edward kembali menekankan agar Agus untuk berkata selurus-lurusnya. "Tolong berkata sejujur-jujurnya. Karena kamu dan Margriet sudah saling tuding, siapa pelaku pembunuhnya," Harap Edward kepada Agus.

Selanjutnya, Hakim Ketua Edward menanyakan soal ingatan terakhir tentang doa Agus saat mengubur Engeline. Untuk kemudian dijawab Agus sambil mengingat menerawang ke atas.

"Ya Tuhan, tolong cabut nyawa saya, karena saya tidak bisa berbuat apa-apa di sini. Saya mau Margriet bicara jujur," ujar Agus mengulangi doanya.

Selanjutnya, Haposan Sihombing yang mendampingi Agus di persidangan kali ini meyakinkan bahwa apa yang dikatakan Agus adalah yang sebenarnya.

"Saya yakin semua yang diungkapkan Agus sesuai dengan fakta yang sebenarnya," Singkat Haposan.

Sementara itu dalam keterangan sebelumnya, Dion Pongkor selaku penasehat hukum Margriet tetap berpegang teguh terhadap apa yang tertuang dari hasil pemeriksaan forensik terhadap autopsi jasad Engeline.

"Pada prinsipnya, kita bicara soal fakta dari hasil autopsi terhadap jasad Engeline. Hal yang menguatkan, keterangan ahli forensik terhadap autopsi jasad Engeline, justru keterangan awal Agus yang mengakui membunuh lebih mendekati atau cocok sesuai hasil autopsi," Tegas Dion.

Hadir di persidangan pendamping hukum dari P2TP2A Siti Sapurah. Kali ini dia datang membawa foto misterius diduga penampakan 'Engeline' yang dibingkainya.

"Ada ratusan foto yang saya masih simpan saat sidang di lokasi. Hanya ini yang saya anggap aneh, saya sendiri tidak tau kapan momen ini saya ambil, mungkin kepencet sendiri," akunya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP