Ini Cara Komunitas Perempuan Keren Peringati Hari Ibu
Merdeka.com - Komunitas Perempuan Keren menggelar acara bertajuk "Peluk Ibu Satu Indonesia" dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional pada saat Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Thamrin. Acara juga dihadiri beberapa artis kondang seperti Christine Hakim, Mila Rosa, Tina Talisa, Sony Tulung, dan Nurul Arifin.
Ketua Komunitas Perempuan Keren, Ida Fauziah berharap, dalam peringatan Hari Ibu yang ke-90 tahun ini, perempuan Indonesia harus dapat bergerak menjadi subjek pembangunan. Masyarakat yang ada dapat ikut berpartisipasi dalam senam zumba dan berfoto di studio terbuka yang sudah disediakan.
"Perempuan bukan objek pembangunan, semangat 90 tahun yang lalu ini masih sangat relevan untuk kita perempuan Indonesia bersatu. Indonesia dari Sabang sampai Marauke kita kaya, kita satukan kekuatan ini dan perempuan harus ada di garda terdepan," ujarnya di Bundaran HI, Thamrin, Jakarta, Minggu (23/12).
Menurut Ida, dalam tahun politik ini, perempuan harus aktif berpartisipasi dan menjadikan pemilu damai dengan penuh kegembiraan. Oleh karena itu, acara ini pun dibuat menyenangkan. Selain senam zumba, hadiah doorprize pun dapat dimenangkan dengan cara mengunggah foto di Instagram.
Artis kondang Christine Hakim pun turut mengisi acara dengan membawakan puisinya yang bertemakan penghormatan pada ibu. "Tantangan sebesar apapun, cobaan sebesar apapun, permasalahan yang ada tapi kalau dihadapi dengan kita selalu tersenyum, bergembira, bahagia, berpikir positif, insyallah itu akan memberikan solusi dan jalan keluar dan hasil yang baik," ujarnya.
Christine juga menyampaikan, tema acara ini sangatlah pas untuk Hari Ibu. Sebab, pelukan seorang ibu memang dianggapnya memiliki kehangatan tersendiri. Christine sendiri pun masih tinggal bersama dengan ibunya.
"Saya saja yang alhamdullilah dengan izin allah masih tinggal satu rumah dengan ibu, tapi dengan kesibukan saya gitu ya, ga setiap kali saya bisa memeluk ibu saya. Karena kan kalau saya lagi kerja keluar kota, kalau saya lagi syuting keluar kota, itu tidak mungkin saya bawa ke sana," katanya.
"Kalau di Jakarta, pasti kalau mau pergi kita cium tangan, ya gitu ya. Kita peluk juga," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya