Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini bahayanya agama diperalat kepentingan politik dalam kasus Ahok

Ini bahayanya agama diperalat kepentingan politik dalam kasus Ahok Demo 4 November dari udara. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Guru Besar Universitas Indonesia Sulistyowati Irianto menganggap ada kepentingan politik dalam kasus penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dinilai dia, cara kelompok yang ingin menjatuhkan Ahok itu sangat berbahaya.

"Kepentingan-kepentingan politik ini dengan cara menajamkan perbedaan-perbedaan itu yang saya lihat ada dalam kasus Pak Ahok ini tentu sangat berbahaya ke depan," kata Sulis dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (10/12).

Bukan tanpa sebab, kelompok itu memanfaatkan isu agama dalam kasus Ahok. Pasanya, Indonesia memiliki keberagaman etnis, agama dan ras.

"Setiap dari kita memiliki identitas yang sudah beragam secara etnis, agama, kelas. Namun, di dalam keberagaman ini dikonstruksi, karakter-karakter yang itu diciptakan," ujar dia.

"Konstruksi-konstruksi ini sesuatu yang bisa berubah dinamis tergantung siapa yang mengkonstuksi dan untuk kepentingan apa," timpal dia.

Oleh karena itu, Sulis meminta semua pihak khususnya rakyat Indonesia lebih cerdas memahami situasi politik saat ini.

"Marilah kita menyadari konstruksi-konstruksi sosial kultural ini sesuatu yang tidak dalam kenyataan sesungguhnya," pungkas Sulis.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP