Ini anggota geng motor di Depok, banyak yang masih SMP
Merdeka.com - Polisi bergerak menangkap para remaja yang diduga terlibat geng motor. Selasa (30/5) malam, polisi menggerebek sejumlah warnet di Kota Depok. Mereka mengamankan 10 ABG yang diduga sering melakukan teror dan membacok pengendara jalan yang melintas.
Dari 10 orang itu, 3 dilepas karena tak terbukti bergabung dengan geng motor. Polisi menyebut mereka adalah sempalan dari geng Jepang (Jembatan Mampang). Para ABG ini sudah berkali-kali menjalankan aksinya.
Dari data yang diperoleh dari kepolisian, para anggota geng motor ini masih bocah. Bahkan ada yang baru duduk di bangku SMP.
Dari Genk Solter18, MBC baru berusia 18 tahun. Namun dia sudah terlibat dalam 15 kali pembacokan. Remaja asal Depok ini putus sekolah.
Lalu ada TSP dan MK, keduanya pelajar SMP di Depok usianya baru 15 tahun.
Dari Genk Gudang Perkara (GP), polisi mengamankan DI. Remaja berusia 19 tahun yang bekerja sebagai pekerja warnet. DI disebut sudah melakukan 11 kali aksi pembacokan di jalan.
Lalu ada EAS, remaja berusia 18 tahun yang merupakan siswa kejar paket C. EAS melakukan dua kali pembacokan.
Ada lagi JA yang siswa anak SMP dan RCP yang masih duduk di bangku SMK.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya