Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini alasan Jokowi pilih Saldi Isra jadi Hakim MK pengganti Patrialis

Ini alasan Jokowi pilih Saldi Isra jadi Hakim MK pengganti Patrialis Saldi Isra. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Padang, Saldi Isra, menjadi Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Patrialis Akbar. Saldi Isra merupakan satu dari tiga calon yang diloloskan oleh Panitia Seleksi (Pansel) MK.

Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi menjelaskan Presiden Jokowi memiliki pertimbangan khusus dalam memilih Saldi Isra sebagai Hakim Konstitusi MK dari perwakilan pemerintah menggantikan Patrialis Akbar.

"Presiden lebih memilih Saldi karena selama ini track record-nya baik, punya kapasitas serta kapabel," kata Johan melalui pesan singkat, Senin (10/4).

Menurut rencana, Presiden Jokowi akan melantik Saldi Isra sebagai Hakim Konstitusi MK di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (11/4) besok. Pelantikan direncanakan pula akan dibarengi dengan pelantikan terhadap tujuh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan lima Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Informasinya begitu (pelantikan berbarengan)" kata Johan.

Seperti diketahui, Saldi Isra mendapatkan rangking pertama dalam hasil seleksi Hakim MK pengganti Patrialis Akbar yang diberhentikan secara tidak hormat karena tertangkap tangan menerima suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain Saldi Isra, Panitia Seleksi, meloloskan dua calon lainnya, yaitu Pengajar Hukum Universitas Nusa Cendana Kupang, Bernard L Tanya yang berada di rangking kedua perolehan penilaian dari Pansel MK. Mantan Dirjen Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM, Wicipto Setiadi berada di rangking ketiga hasil penilaian.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP