Ini 3 poin penting hasil rapat JK dan menteri soal Asian Games 2018
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memimpin langsung rapat tertutup dalam membahas persiapan pelaksanaan Asian Games 2018. Rapat digelar dari pukul 10.00 hingga 13.30 WIB di Kantor KOI - Building FX Plaza Office Lantai 19, Senayan, Jakarta Pusat.
Dalam rapat tersebut, JK menegaskan pertemuan itu untuk mematangkan Indonesia sebagai tuan rumah menghadapi Asian Games 2018.
"Rapat untuk evaluasi sarana juga persiapan atlet karena waktu kita 17 bulan jadi evaluasi terus," kata JK di lokasi, Sabtu (25/3).
Selain itu, JK juga menyampaikan kalau terjadinya kesepakatan mengenai jumlah pertandingan yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Di mana Jakarta dan Palembang akan berlangsungnya pertandingan yang berjumlah 36 cabang olahraga (cabor).
"Asian Games sebelumnya juga pada 2014 36 cabor, jadi sekarang 36 juga. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya terkait efektifitas cost effective. Ini bagian dari salah satu pertimbangan juga," kata JK.
Sementara itu, dalam menghadapi perlombaan empat tahun sekali ini, JK mengharapkan kepada seluruh pendukung sarana prasarana Asian Games harus segera diselesaikan tepat waktu. Dalam hal ini, JK menitipkan tiga pesan kepada seluruh pendukung. Sebab, Asian Games tersebut merupakan modal bagi Indonesia ke depan.
"Ada tiga hal yang kita capai. Pertama, pembangunan sarana venue, renovasi, yang dipakai Asian Games ini, dan untuk acara-acara selanjutnya. Kedua penyelenggaran yang baik karena harus maksimum Asian Games atletnya hampir 10 ribu itu, dan media, IT, dan untuk poadcasting harus menjadi terbaik. Ketiga, yang terpenting juga pembinaan atlet, dan semua yang dilaporkan sesuai dengan rencana," bebernya.
"Indonesia melaksanakan Asian Games karena Vietnam tidak sanggup dari segi biaya. Jadi jangan pula kita dilimpahkan. Karena orang tidak sanggup, kita nanti jor-joran. Itu kenapa perlu cost effective seluruh pertandingan agar jangan jor-joran dari kemewahan," pungkasnya.
Dalam rapat tersebut, dihadiri Menteri Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Menkominfo Rudiantara, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Selain itu hadir pula PLT Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.
(mdk/hrs)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya