Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ingrid Kansil minta Zulkarnaen Djabar kooperatif

Ingrid Kansil minta Zulkarnaen Djabar kooperatif Ingrid Kansil. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR Ingrid Kansil menyayangkan rekannya di Komisi VIII, Zulkarnaen Djabar ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus pembahasan anggaran pengadaan Alquran. Zulkarnaen diharapkan kooperatif agar kasus ini segera tuntas.

"Karena bagi saya korupsi seperti parasit, semakin didiamkan semakin akan semakin menjalar. Dan khusus terkait dengan tersangka, tentunya kami di Komisi VIII berharap rekan DPR Komisi VIII atau pejabat Kementerian Agama yang dapat kooperatif. Karena beliau-beliau ini punya citra sendiri di masyarakat, dan kita tetap memakai azas duga tak bersalah sehingga penyelesaian masalah lebih obyektif," ujar Ingrid melalui pesannya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (29/6).

Dia pun menyesalkan munculnya kasus korupsi pengadaan Alquran ini. Sebab, Alquran adalah kitab suci yang seharusnya proses pengadaannya bebas dari korupsi. Istri dari Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan ini berharap KPK dapat mengusut tuntas kasus ini. "Diharapkan masalah ini terang benderang untuk mengungkap aktor-aktor di balik korupsi pengadaan Alquran," tandasnya.

Ingrid pun menyatakan keprihatinannya. "Tentunya, saya sepakat dengan pemerintah SBY bahwa tindakan terhadap pelaku korupsi tidak pandang bulu, dan tidak tebang pilih. Siapapun yang melakukan korupsi apapun dan merugikan orang banyak harus dikenai hukuman," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menelusuri dua peristiwa tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan Alquran tahun tahun anggaran 2011-2012. Penelusuran pertama dugaan transaksi suap terkait pembahasan anggaran pengadaan Alquran senilai Rp 35 miliar. Yang Kedua, dugaan korupsi pada proses pengadaan Alquran.

Zulkarnaen Djabar selaku anggota Badan Anggaran DPR RI dijerat atas dugaan tindak pidana suap. KPK menduga ada pemberian imbalan atau hadiah kepada penyelenggara negara terkait pembahasan anggaran pengadaan Alquran. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP