Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ingin sumbang KPK Charlie malah dicuekin anggota DPR

Ingin sumbang KPK Charlie malah dicuekin anggota DPR charlie. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Usai mengamen bersama teman-temannya di bilangan Sentiong, Jakarta. Musisi kenamaan Muhammad Charlie Van Houtten kemudian menyambangi Komisi III DPR menyerahkan uang hasil ngamen.

Charlie menyerahkan sekitar Rp 2 juta kepada Komisi III DPR sebagai wujud sumbangsih untuk pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami dari ngamen dan uang hasilnya akan diserahkan Komisi III untuk pembangunan gedung KPK, mereka wakil rakyat," kata Charlie kepada wartawan di DPR, Rabu (27/6).

Namun uang hasil ngamen itu ditolak oleh anggota Komisi III, Aboe Bakar Alhabsy yang kebetulan berada di ruang sekretariat Komisi III. Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menyarankan agar uangnya diberikan langsung kepada KPK.

"Mending dikasih langsung saja ke KPK, mereka yang memerlukannya," kata Aboe.

Mendengar penolakan itu, akhirnya Charlie yang ditemani pengacara Ahmad Rifai meninggalkan DPR. "Rencananya kami akan ke KPK menyerahkan uang ini," kata Charlie.

Menurut Charlie, dirinya merasa prihatin dengan kasus korupsi di Indonesia. Mantan vokalis grup band ST 12 ini, banyak rakyat menderita akibat ulah pejabat korup.

Melihat keprihatinan pemerintah doyan korupsi, jiwa seni Charlie terpanggil untuk menciptakan lagu bertemakan korupsi. Beberapa bait yang dia nyanyikan berbunyi. "Hei Indonesiaku, tanah subur rakyat nganggur. Tanam salak tumbuh salak, tanam duren tumbuh duren, tanam padi tumbuh koruptor," ujar Charlie. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP