Ingin jenguk ibu, Dewi tewas saat pertahankan tas dari pejambret
Merdeka.com - Aksi kejahatan di jalanan Kota Medan kembali memakan korban. Seorang perempuan penumpang becak tewas setelah terhempas ke aspal ketika tasnya ditarik penjambret.
Berdasarkan informasi dihimpun, korban bernama Dewi Sartika Boru Manullang (34), warga Jalan Ringroad Gang Ikhlas, Medan. Perempuan beranak dua ini dijambret saat menumpang becak motor BK 1445 CJ bersama adiknya, Agustina Boru Manullang, yang tengah hamil tua, Senin (24/10) malam.
Ketika itu Dewi dan Agustina menuju ke Terminal Amplas. Mereka ingin pulang ke rumah orangtuanya di Aek Kanopan, Labuhan Batu Utara, karena ibunya, Rosdaya Nainggolan (65), dikabarkan tengah sakit keras.
Saat becak yang ditumpangi keduanya melintas di Jalan Ringroad Pasar 8, 2 orang yang mengendarai Honda Beat hitam menyambar tas sandang Dewi yang duduk di pinggir.
Dewi dilaporkan tak tinggal diam. Perempuan itu berusaha mempertahankan tasnya. Aksi tarik-menarik terjadi antara Dewi dan pelaku.
"Saat tarik-tarikan itu, korban jatuh dan kepalanya terbentur keras di aspal. Pelaku langsung lari," kata Junaedi, Kepala Lingkungan I, Sunggal, Selasa (25/10).
Deso sempat dilarikan ke RS Tere Margareth, Jalan Ringroad. Namun nyawanya tidak tertolong.
Kasus ini masih diselidiki polisi. "Masih kita proses dan selidiki, kita mintai keterangan kepada penarik becak dan adik korban," kata Panit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Martua Manik.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya