Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ingatkan Pentingnya Vaksin dan Masker, Warga di Jember Buat Replika Virus Corona

Ingatkan Pentingnya Vaksin dan Masker, Warga di Jember Buat Replika Virus Corona Replika virus corona buatan warga Jember. ©2021 Merdeka.com/Muhammad Permana

Merdeka.com - Untuk kedua kalinya, masyarakat harus memperingati Hari Kemerdekaan dengan suasana pandemi. Di berbagai penjuru, aneka lomba kerakyatan nyaris tak digelar karena berpotensi menimbulkan kerumunan.

Namun, warga di Perumahan Puri Bunga Nirwana, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari punya kiat agar suasana tetap meriah. Para pengurus di RT 02 RW 22 Klaster Bintaro membuat patung replika yang menggambarkan bentuk virus corona. Yaitu sebuah bola dengan sejumlah duri (spike) yang mengelilinginya. Replika virus corona itu disertai dengan sebuah suntikan dan busur panah serta replika masker plus bendera merah putih.

"Tahun ini kita menaati imbauan pemerintah dengan tidak mengggelar aneka lomba agustusan seperti tradisi bertahun-tahun. Sebagai gantinya, kita membuat replika virus corona yang disuntik ini," ujar Edy Slamet, Ketua RT 02 RW 22 Klaster Bintaro, Perumahan Puri Bunga Nirwana, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari ini kepada Merdeka.com pada Selasa (17/08).

Replika itu tidak saja untuk menghidupkan semarak kemerdekaan di lingkungan tempat tinggal mereka. Tetapi juga berisi pesan dan ajakan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. "Replika virus corona yang disuntik dan dipanah itu mengandung makna, bahwa wabah covid-19 bisa diatasi dengan suntikan vaksin serta disiplin menggunakan masker. Diharapkan warga untuk tidak takut vaksin," lanjut Edy.

Di sebelah replika, juga disertai papan besar berisi pesan prokes yang dirangkum dalam tagline 6M. Yaitu 5 M dari pemerintah pusat berupa memakai masker; menjaga jarak; mencuci tangan; menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.

"Dan ditambah lagi dengan 1M yang merupakan kreasi khas warga Jember, yakni Manuto. Bahasa Jawa yang dalam bahasa Indonesia artinya, taatlah. Yaitu agar warga tidak ngeyel dan taat pada aturan prokes serta PPKM yang telah ditetapkan pemerintah, untuk kebaikan bersama," ujar pensiunan PT KAI ini.

replika virus corona buatan warga jember©2021 Merdeka.com/Muhammad Permana

Patung replika virus corona berbentuk bola dengan tentakel itu, dibuat dari bahan bekas. Seperti sampah plastik dan botol air mineral bekas. Warga RT 02 bergotong royong untuk membuatnya. Gotong royong itu juga diwujudkan ketika ada warga RT 02 yang terpapar covid. "Jadi kalau ada yang isoman di dalam rumah, maka tetangga di kanan kirinya akan membantu menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari. Tinggal dikomunikasikan saja melalui ponsel," ujar Edy.

Dengan jumlah sekitar 70 kepala keluarga (KK) tercatat sudah beberapa kali warga RT 02 yang terpapar covid. "Kemarin mantan ketua RT beserta istrinya terpapar covid. Suaminya bisa sembuh, namun istrinya meninggal dunia," ujar Edy.

Setiap ada warga yang terpapar Covid, maka ditulis di papan pengumuman yang dipasang di pos kamling. Letak pos kamling persis di sebelah replika virus corona. Papan pengumuman tersebut memuat data layaknya update harian penanganan corona yang dilakukan pemerintah daerah maupun pusat.

"Kebetulan pos kamling di sini kemarin dapat penghargaan sebagai pos kamling terbaik dari Muspika. Selain ada pengeras suara, juga ada tv kabel dan wifi," ujarnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP