Ingat kejadian roboh mezanin, Direktur BEI mengaku nangis
Merdeka.com - Mezanin lantai satu Tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) ambrol pada Senin (15/1). Peristiwa itu membuat 72 orang luka-luka. Sebagian besar merupakan mahasiswa Bina Dharma Palembang.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengaku sempat sedih saat mengingat kejadian nahas itu.
"Saya sedih lho, pagi saya nangis. Bisa kejadian itu, kita juga bingung," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (16/1).
Kegiatan perkantoran dan perdagangan saham hari ini di tower I dan II semua berjalan dengan normal. Namun untuk tower II harus ada pengawalan dari pihak gedung. Kegiatan yang terselenggara di tower I juga telah mendapat izin dari pihak gedung.
"Kami tidak akan melaksanakan hari ini tanpa ada surat konfirmasi dari penyelenggara gedung. Alhamdulillah surat nya sudah dapat kemarin sore makanya acara kita teruskan pada pagi hari ini," jelasnya.
Menurutnya, pihak gedung memastikan bahwa struktur utama gedung BEI tidak ada persoalan. "Yang kejadian kemarin terjadi di second structure nya, di structure yang secondary," ucap Samsul.
Dia belum bisa memastikan penyebab robohnya selasar lantai I tower 2. Saat ini polisi tengah menyelidiki hal tersebut.
"Masih diselidiki pihak kepolisian (penyebab)," katanya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya