Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ineks berbentuk penis diduga pernah bikin polisi tewas

Ineks berbentuk penis diduga pernah bikin polisi tewas pil ineks berbentuk penis. ©2014 Merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Penangkapan pengedar ekstasi berbentuk penis di Medan ternyata ada kaitan dengan tewasnya personel polisi beberapa waktu lalu. Dari penyelidikan yang dilakukan, narkoba itu diduga sebagai penyebab overdosis korban.

"Iya memang ada dugaan itu, kan ada personel kepolisian di Langkat yang meninggal. Jadi kita lakukan penyelidikan dan didapatlah ini, tapi itu masih kita dalami," kata Kasat Reserse Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Aleksander, Senin (29/12).

Seorang personel Sabhara Polres Langkat tewas di lokasi hiburan malam di Medan beberapa waktu lalu. Dia diduga overdosis saat dugem bersama rekannya dan dua orang jaksa. Polisi dan tim forensik sudah membongkar makamnya di Langkat pada awal Oktober lalu untuk melakukan autopsi dan penyelidikan.

Dari penyelidikan itu, polisi ternyata menemukan jaringan pengedar ekstasi berbentuk penis. "Ini kan perintah Kapolda Sumut dan Kapolresta Medan. Jadi jadi kita lakukan penyelidikan jenis obat itu, maka kita temukan ini," pungkas Dony.

Dalam jaringan pengedar ekstasi berbentuk penis itu, polisi meringkus DJD (36) di Showroom Mobil DJ'S miliknya di Jalan Gagak Hitam, Medan, pekan lalu. Petugas masih mengembangkan penangkapan ini dan memburu pemasok narkotika itu.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP