Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indriyanto nilai wajar pro kontra soal capim KPK yang lolos

Indriyanto nilai wajar pro kontra soal capim KPK yang lolos Seleksi Capim KPK. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menyerahkan delapan nama daftar calon pimpinan KPK yang lolos ke tahap seleksi berikutnya ke Presiden Jokowi. Bahkan, nama-nama itu langsung diumumkan Jokowi di Istana Negara.

Plt Wakil Ketua KPK, Indriyanto Seno Adji menghormati keputusan Pansel yang meloloskan para calon. Dia yakin jika ke delapan kandidat tersebut sudah melewati rekam jejak dari berbagai lembaga penegak hukum.

"Pilihan Pansel tentunya sudah melalui rekam jejak yang diperoleh dari masyarakat maupun kelembagaan penegak hukum yang harus dihargai," kata lndriyanto saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (1/9).

Indriyanto tidak membantah jika lolosnya delapan nama capim tersebut akan menuai polemik. Namun, dia beranggapan pro dan kontra merupakan hal yang wajar.

"Kekurangan dan kelebihan bahkan pro kontra capim sesuatu yang wajar saja. Jadi kita masih menunggu Presiden mengirim nama-nama ini kepada DPR untuk dilakukan fit & proper test-nya," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menerima delapan nama calon pimpinan KPK berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh tim Pansel KPK. Kedelapan nama itu langsung dibagi ke dalam empat bidang yang ada dalam KPK yakni pencegahan, penindakan, manajemen, dan supervisi koordinasi monitoring.

Jokowi mengumumkan nama-nama itu di Istana Merdeka, Selasa (1/9). Dia didampingi oleh 9 anggota pansel.

Berikut 8 nama calon pimpinan KPK yang diserahkan pansel ke Presiden Jokowi.

Pencegahan:

1. Saut Situmorang (Staf Ahli KaBIN)

2. Surya Tjandra (Direktur Trade Union Center dan dosen Atma Jaya)

Penindakan:

1. Alexander Marwata (Hakim Ad Hoc Tipikor)

2. Brigjen Basaria Panjaitan (Mabes Polri)

Management:

1. Agus Rahardjo (Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah)

2. Sujanarko (Direktur Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Sama antar Komisi KPK)

Supervisi:

1. Johan Budi SP (Plt pimpinan KPK)

2. Laode Syarif (dosen hukum Universitas Hasanuddin).

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP