Indonesia undang AS, Inggris, dan Rusia bahas penanganan teroris
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut BinsarPandjaitanuntuk mengadakan pertemuan internasional khusus membahas penangananpenanggulangan terorisme. Negara yang akan diundang adalah negara ASEAN dan Australia, Inggris, Amerika Serikat dan Rusia.
"Presiden kasih green light minta ke saya untuk mengorganisir satu pertemuan internasional untuk masalah penanggulangan teroris dan juga deradikalisasi," kata Menko Polhukam Luhut di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (12/2).
Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini menjelaskan pemerintah sedang mempersiapkan pertemuan tersebut dalam dua bulan ke depan. Rencananya pertemuan internasional itu akan digelar di Jakarta guna membangun kerja sama yang lebih baik lagi dalam penanggulangan terorisme.
"Kemarin Rusia juga datang menawarkan kerja sama penanganan terorisme, ya kenapa tidak, kita (Indonesia) negara yang tidak memihak blok A, B dan C," kata dia.
Lanjut dia, kerja sama dengan Rusia tersebut meliputi pertukaran informasi intelijen, khususnya informasi mengenai konflik yang terjadi di Timur Tengah. Dalam pertemuan dan kerja sama dengan Rusia tersebut, kata Luhut, Indonesia ingin menunjukkan independensinya bahwa tidak tergabung dengan blok-blok negara manapun.
"Nanti Presiden Jokowi di Amerika Serikat (Acara Summit) akan membicarakan hal ini juga," tandasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya