Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia Terima 2,7 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Donasi Australia

Indonesia Terima 2,7 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Donasi Australia Indonesia Terima 2,7 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Donasi Australia. ©2021 Amiriyandi/InfoPublik/Kominfo

Merdeka.com - Indonesia kedatangan 2,7 juta dosis vaksin AstraZeneca donasi dari Australia. Pemerintah menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Australia.

Donasi ini bukan pertama kali. Pada Rabu 20 Oktober 2021 dan Kamis 11 November 2021, Australia mengirimkan 1,2 dosis vaksin. Kemudian 1 juta dosis pada Rabu, 15 Desember 2021.

"Ini sekaligus menunjukkan dekat dan eratnya hubungan kedua negara tetangga ini, termasuk dalam upaya penanganan pandemi," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Rabu (9/2).

Indonesia telah menerima total 500.050.785 dosis vaksin Covid-19, baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi. Vaksin tersebut didatangkan melalui berbagai macam jalur dan mekanisme, baik pembelian langsung maupun donasi negara sahabat.

"Ini merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19," ujarnya.

Usman memastikan, vaksin yang datang ini akan secepatnya didistribusikan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan untuk pelaksanaan program vaksinasi. Hingga saat ini, lanjutnya, vaksinasi di Indonesia telah melampaui target WHO.

Meski begitu, ada beberapa wilayah yang capaiannya masih perlu dioptimalkan. Dengan kondisi geografis dan banyaknya jumlah penduduk, merupakan tantangan tersendiri untuk bisa segera mencapai terbangunnya herd immunity atau kekebalan kelompok.

"Pemerintah akan terus mendatangkan vaksin untuk mencukupi kebutuhan bagi masyarakat," kata Usman.

Dia menuturkan, pemerintah terus meningkatkan dan mempercepat vaksinasi Covid-19. Upaya ini makin signifikan seiring meningkatnya lagi laju penularan, khususnya varian Omicron.

Namun, dibutuhkan kerja sama dan peran semua elemen agar program vaksinasi nasional semakin cepat dan luas. Karena itu, dia meminta masyarakat untuk segera mengikuti vaksinasi dosis primer maupun booster.

Hal itu untuk lebih memberikan perlindungan, baik kepada diri sendiri, juga orang di sekitar.

"Saat ini, terjadi lagi peningkatan jumlah kasus, khususnya varian Omicron. Karenanya, sebagai bentuk perlindungan, pemerintah meminta kepada masyarakat untuk segera mungkin divaksinasi sembari tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan," kata Usman.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP